Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Gizi Ibu Hamil Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Gadingrejo Pringsewu Lampung
Abstract
PENDAHULUAN
Gizi ibu hamil memiliki peran penting dalam penurunan angka kesakitan dan kematian ibu. Istilah ‘gizi ibu’ mengacu pada status gizi seorang ibu dalam selama priode wanita usia subur yang secara berkala dapat memengaruhi kesehatan janin dan bayinya. Status gizi seorang wanita selama kehamilan merupakan masa paling kritis karena malzat gizi yang terjadi pada ibu dapat meningkatkan risiko bagi bayinya seperti bayi lahir dengan berat badan lahir rendah. Oleh karena itu persiapan gizi ibu hamil hendaknya dilakukan bahhkan sejak sebelum hamil (Paramashanti, 2019).
Menurut World Health Organization (WHO) batas ambang masalah kesehatan masyarakat untuk ibu hamil dengan resiko KEK adalah < 5 %, pada kehamilan secaraglobal 35-75% dimana secara bermaknatinggi pada trimester ketiga dibandingkandengan trimester pratama dan keduakehamilan. WHO juga mencatat 40%kematian ibu di negara berkembangberkaitan dengan kekurangan energi kronis, Kejadian kekurangan energi kronis di negara- negara berkembang seb perti Bangladesh, India, Indonesia, Myanmar, Nepal, Srilangka dan Thailand adalah 15-47% yaitu dengan BMI <18,5. (WHO, 2015).
Negara Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang masih menghadapi permasalah gizi selama bertahun-tahun. Masalah gizi seimbang di Indonesia masih merupakan masalah yang cukup berat, berdasarkan hasil pemantauan status gizi (PSG, 2018) persentase ibu hamil meru urmenurut konsumsi energi terhadap standar kecukupan gizi rata-rata nasional sebesar 73,6%, di Indonesia terjadi penurunan KEK pada ibu hamil 17,3% dengan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2015 mencapai 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran Hidup (Riskesdas, 2018).
Data di provinsi Lampung prevelensi kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di tahun 2013 tercatat sekitar 22% dan data ini mengalami penurunan dimana ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik (KEK) tercatat di sekitar 15%. (Riskesdas, 2018). Kemudian Kabupaten Pringsewu ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronik (KEK) pada tahun 2016 tercatata sebanyak 418 (3,5%) dari 11.757 sasaran, sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 602 (7,8%) dari 7.678 sasaran, dan di tahun 2018 sebanyak 548 (6,7%) dari 8. 153 sasaran (Dinkes Pringsewu, 2018).
Gizi ibu hamil perlu mendapat perhatian karena sangat berpengaruh pada perkembangan janin yang dikandungnya. Pada masa kehamilan gizi ibu hamil harus memenuhi kebutuhan gizi untuk dirinya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan janin karena gizi janin tergantung pada gizi ibu, sehingga kebutuhan gizi ibu juga harus tetap terpenuhi. Asupan energi dan protein tidak mencukupi pada ibu hamil dapat menyebabkan Kurang Energi Kronis (KEK). Wanita hamil yang mengalami KEK jika Lingkar Lengan Atas (LILA)< 23,5 cm. Ibu hamil dengan KEK berisiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) yang berpotensi mengalami kematian, gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. KEK juga dapat menjadi penyebab tidak langsung kematian ibu (Kemenkes RI, 2016).
Rendahnya asupan makanan dapat disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan perilaku makan seseorang. Rendahnya pengetahuan gizi dapatn menyebabkan rendahnya pemilihan makanan dan memiliki peran dalam masalah nutrisi. Faktor lain yang berperan dalam menentukan status kesehatan seseorang adalah tingkat sosial ekonomi, dalam hal ini adalah pendidikan, pekerjaan, dan pengeluaran (Lupita et Al. 2020).
Pendidikan kesehatan akan memberikan manfaat dan tujuan dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat dan berperan aktif dalam upaya kesehatan. Pendidikan kesehatan dapat diartikan sebagai suatu upaya kesehatan yang bertujuan untuk menjadikan kesehatan sebagai sesuatu yang bernilai di masyarakat. Pendidikan kesehatan juga dapat menolong dan mendorong individu agar mampu secara mandiri atau berkelompok mengadakan kegiatan dalam upayan mencapai hidup sehat (WHO, 2015).
Berdasarkan hasil survey pada tanggal 01 Februari tahun 2021 di dapatkan data dari POSKESDES Pekon Wonodadi, dari data POSKESDES Pekon Wonodadi pada tahun 2020 ada 149 ibu hamil dan terdapat 15 ibu hamil KEK. Berdasarkan studi pendahuluan dan latar belakang diatas, penulis tertarik untuk meneliti tentang pengaruh pendidikan kesehatan tentang gizi ibu hamil terhadap pengetahuan ibu hamil di pekon wonodadi wilayah kerja puskesmas gadingrejo tahun 2021.
METODE
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment yang bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan saling hubungan sebab akibat dengan mengadakan intervensi atau mengenakan perlakuan kepada suatu kelompok eksperiment dan mengetahui pengaruh yang timbul sebab dari adanya perlakuan tertentu (Dahlan, 2019).
Penelitian ini dilaksanakan di Pekon Wonodadi Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 16 – 22 Februari Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Design penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Group Pretest Posttest.
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian atau objek yang akan diteliti (Notoatmodjo, 2018). Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah seluruh ibu hamil TM I, II, III sebanyak 35 ibu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling.
HASIL DAN DISKUSI
| Karakteristik | Jumlah (n) | Presentase (%) |
| Kurang | 12 | 34,3 |
| Cukup | 21 | 60,0 |
| Baik | 2 | 5,7 |
| Total | 35 | 100 |
Berdasarkan tabel 1 bahwa distribusi frekuensi pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan pendidikan kesehatan gizi ibu hamil didominasi oleh pengetahuan yang cukup yaitu sebesar 21 orang (60,0%).
| Karakteristik | Jumlah (n) | Presentase (%) |
| Kurang | 2 | 5,7 |
| Cukup | 2 | 5,7 |
| Baik | 31 | 88,6 |
| Total | 35 | 100 |
Berdasarkan tabel 2 bahwa distribusi frekuensi pengetahuan ibu hamil setelah diberikan pendidikan kesehatan gizi ibu hamil didominasi oleh pengetahuan ibu hamil yang baik yaitu sebesar 31 orang (88,6%).
| Variabel | Kategori | Total | p-value | ||
| Kurang | Cukup | Baik | |||
| Pengetahuan sebelum | 12 (34,3%) | 21 (60,0%) | 2 (5,7%) | 35 (100%) | 0.001 |
| pengetahuan setelah | 2 (5,7%) | 2 (5,7%) | 31 (88,6%) | 35 (100%) | |
Berdasarkan tabel 3 terlihat bahwa nilai significancy p = 0,001 (p <0,05) yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara pengetahuan sebelum diberikan intervensi dan sesudah diberikan intervensi pendidikan kesehatan tentang gizi ibu hamil.
PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum Dan Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Gizi Ibu Hamil
Berdasarkan distribusi frekuensi pengetahuan responden menunjukan 21 orang (60,0%) responden mempunyai pengetahuan yang cukup. Terjadi perubahan pengetahuan responden setelah menerima penyuluhan yaitu meningkat menjadi 31 orang (88,6%). yang memiliki peningkatan yang signifikan.
Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan Fina, et Al. (2019). Tingkat pengetahuan seseorang berpengaruh terhadap sikap dan perilaku dalam memilih makanan dan berpengaruh pada keadaan gizinya. Pengetahuan gizi meliputi pengetahuan tentang pemilihan bahan makanan dan konsumsi sehari-hari dengan baik dan memberikan semua zat gizi yang dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh, Dalam hal ini ibu hamil yang memiliki sikap positif maka akan menerapkan hal-hal positif yang disarankan oleh petugas kesehatan, seperti memperhatikan konsumsi makanan yang bergizi untuk mencegah terjadinya KEK.
Penelitian ini didukung oleh teori menurut (Notoatmodjo, 2012) pengetahuan adalah hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indra manusia, yakni indra penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba. Sebagaian pengetahuan manusia dipergunakan melalui mata dan telinga.
Hasil penelitian yang didapat menurut peneliti kemungkinan besar pengetahuan baik yang dimiliki Ibu hamil yang timbul adalah aktualisasi dalam tindakan upaya pencegahan, pembentukan pengetahuan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti tingkat pendidikan, pekerjaan, umur dan informasi dengan kata lain bahwa ibu yang memiliki pengetahuan yang baik atau rendah dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Gizi Ibu Hamil Terhadap Pengetahuan Iibu Hamil
Berdasarkan tabel 3 hasil uji statistic dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan p=0,001 didapatkan perbedaan pada analisa pengetahuan sebelum dan setelah diberikan intervensi pendidikan kesehatan gizi ibu hamil, karena nilai significancy p<0,05 maka terdapat pengetahuan pengaruh sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Suyati (2020) dengan hasil ada hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi ibu hamil yang menunjukkan data hasil uji Chi-Square Test dengan mengambil nilai alternatif Fisher's Exact Test karena terdapat 0 cells yang expected count kurang dari 0,05 yaitu dengan nilai P Value (ρ = 0,002) sehingga dapat di simpulkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan status gizi ibu hamil.
Hasil penelitian ini diperkuat oleh Nadrah, et Al. (2021) dengan hasil ada hubungan pengetahuan dengan sikap ibu hamil tentang kebutuhan gizi seimbang selama kehamilan yang menunjukkan hasil analisa bivariat menggunakan uji – chisquare di dapat dengan P-value = 0,002 yang berarti< dari α (0,05) yang artinya ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan sikap ibu hamil tentang kebutuhan gizi seimbang selama kehamilan.
Hasil penelitian ini diperkuat oleh Bestfy dan Alfriska (2018) dengan hasil ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap ibu hamil tentang pemenuhan nutrisi masa kehamilan dengan hasil penelitian menunjukkan menunjukkan p value 0,003 < α 0,05 bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan ibu hamil dalam pemenuhan nutrisi kehamilan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan.
Peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan pada pelaksanaan pengabdian ini dari kurang menjadi baik. Pengetahuan ibu hamil meningkat terkait dengan evaluasi dari materi-materi yang diberikan harapannya ibu hamil tidak lantas berhenti disini dan lebih meningkatkan pengetahuan gizi dengan cara membaca, menggali informasi-informasi serta mengikuti pendidikan kesehatan tentang gizi lainnya Ratna, et Al. (2019).
Hasil penelitian ini diperkuat oleh Safitri (2020) menyatakan bahwa Peningkatan pengetahuan tersebut terjadi akibat dari komunikasi efektif yang terjalin antara penyuluh dan responden yang pada praktiknya menggunakan metode pendekatan individu dengan komunikasi dua arah yang mengedepankan unsur faceto-face serta two-ways feedback dari penyuluh dan responden. Penggunaan leafed sebagai instrumen dalam komunikasi lisan-tulisan dua arah antara penyuluh dan responden membantu meningkatkan penyebaran informasi atau pengetahuan lewat ilustrasi dan pembahasan yang singkat, padat dan jelas.
Teori lain yang juga dijelaskan oleh Notoatmodjo (2012) adalah pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang, perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan lebih langgeng dari pada yang tidak. Dengan semakin tingginya tingkat pengetahuan ibu maka tentunya ibu akan mempunyai perilaku yang baik.
Berdasarkan hasil tersebut menurut peneliti responden yang memiliki pengetahuan yang baik. mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang gizi serta mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahwasanya pendidikan kesehatan secara tidak langsung berpengaruh pada pemahaman ibu hamil tentang pentingnya asupan nutrisi yang baik saat kehamilan untuk mencegah kejadian kekurangan energi kronik KEK.
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan
- Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan usia dalam penelitian ini didapatkan hasil usia dengan rentang 21-34 sebanyak 16 orang (45,7%).
- Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan pendidikan dalam penelitian ini didapatka responden berpendidikan SMA dengan jumlah 20 orang (57,1%).
- Distribusi frekuensi karakteristik responden berdasarkan pekerjaan dalam penelitian ini didapatkan ibu yang tidak bekerja yaitu dengan jumlah 35 orang (100%).
- Distribusi frekuensi pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang gizi ibu hamil sebanyak 12 orang (34,3%) memiliki pengetahuan yang kurang, 21 orang (60,0%), memiliki pengetahuan yang cukup, dan 2 orang (5,7%) memiliki pengetahuan yang baik.
- Distribusi frekuensi pengetahuan ibu hamil setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang gizi ibu hamil sebanyak 2 orang (5,7%) memiliki pengetahuan yang kurang, 2 orang (5,7%) memiliki pengetahuan yang cukup, dan 31 orang (88,6%) memiliki pengetahuan yang baik.
- Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang gizi ibu hamil terhadap pengetahuan ibu hamil dengan nilai (p-value=0,001).
Saran
1. Bagi Responden
Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan pengetahuan kepada ibu hamil tentang pentingnya gizi ibu hamil, sehingga dapat menerapkan pemenuhan gizi selama kehamilan.
2. Bagi Puskesmas Gadingrejo
Bagi Puskesmas Gadingrejo hasil penelitian ini dapat mendukung keberhasilan serta memberikan informasi mengenai pendidikan gizi ibu hamil dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada kehamilan dan dapat digunakan sebagai bahan penunjang untuk perencanaan program dan penanggulangan kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil.
3. Bagi Universitas Aisyah Pringsewu
Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan nilai sumber kepustakaan di Universitas Aisyah Pringsewu sebagai wacana kepustakaan baru mengenai pengaruh pendidikan kesehatan gizi ibu hamil terhadap pengetahuan iibu hamil.
4. Bagi Peneliti Selanjutnya
Diharapkan hasil penelitian ini menjadi referensi dan bahan acuan untuk melakukan penelitian selanjutnya tentang pengaruh pendidikan kesehatan gizi ibu hamil terhadap pengetahuan iibu hamil. dengan menambahkan variabel lain dan dengan menggunakan metodelogi penelitian yang berbeda.
Funding Statement
The authors did not receive support from any organization for the submitted work and No funding was received to assist with the preparation of this manuscript
Conflict of Interest statement
Penulis yang namanya tercantum tepat di bawah ini menyatakan bahwa tidak memiliki afiliasi atau keterlibatan dengan pihak luar manapun dan tulisan ini murni dari sumber yang dicantumkan di daftar pustaka serta tidak mengandung plagarisme dari jurnal artikel manapun. Sumber tulisan telah dicantumkan seluruhnya didaftar pustaka.
Copyright and Licensing
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
- Arantika M., & Fatimah (2019). Patologi Kehamilan Memahami Berbagai Penyakit & Komplokasi Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press
- Bestfy, A., & Alfriska, T., (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang PemenuhanKebutuhan Nutrisi Masa Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo Tahun 2017. Artikel Penelitian Volum Volume 01 Nomor 02 Oktober 2018 Halaman 99-106. https://stikeskjp-palopo.e-journal.id/JFK/article/view/3
- Dinkes Lampung. (2018). Profil kesehatan Lampung tahun 2018. dinkes.lampungprov.go.id. Lampung: Dinas Kesehatan Provinsi Lampung (Diakess Pada tanggal 09 Januari 2021).
- Fina, F P, et Al. (2020).Hubungan Pendidikan Dan Pengetahuan Gizi Dengan Status Gizi Ibu Hamil Pada Keluarga Dengan Pendapatan Rendah Di Kota Bandar Lampung. Medula|Volume 8|Nomor 2|Februari 2019|225. http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/medula/article/view/2292
- GLOBOCAN (2018). Incidence, Mortality, and Prevalence by Can cer Site
- Worldwide in 2018.http://gco.iarc.fr/today/data/factsheets/populations/900-
- world-fact-sheets.pdf. Diakses pada tanggal 27 November 2020.
- Kemenkes. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Kementerian. Kesehatan Indonesia.
- Kemenkes RI (2016). Pusat Data dan Informasi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
- Listyarinia, A., & Fatmawatia, Y. (2020). Edukasi Gizi Ibu Hamil Dengan Media Booklet Tentang Perilaku Pencegahan Balita Stunting Di Wilayah Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.https://jpk.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/jpk/article/view/70
- Lupita, S., et Al. (2020). Gambaran Status Gizi Ibu Hamil Primigravida Dan Multigravida Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Mulya Kabupaten Garut. Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol. 6 No.2, Juli 2020: 121-131
- https://www.journal.stikep-ppnijabar.ac.id/index.php/jkk/article/view/173
- Maharani, E., & Aprilina, H. (2020). Pengaruh Pemberian Booklet ‘Piring Untuk Bumil’ Tentang Gizi Seimbang Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan.http://ejournal.stikesmuhgombang.ac.id.
- M. Sopiyudin Dahlan. (2019). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta : Epidemiologi Indonesia
- Nadrah, et Al. (2021). Analisis Pengetahuan Dengan Sikap Tentang Kebutuhan Gizi Seimbang Pada Ibu Hamil Di Desa Klumpang Kampung Kab. Deli Serdang. MIRACLE JOURNAL ISSN Xxxx-Xxxx (Media Online) Vol 1, No 1, Januari 2021 Hal 14-20
- Napitupulu. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Gizi Dengan Kenaikan Berat Badan Pada Masa Kehamilan Di Klinik Roslena Medan Tahun 2019. Journal Of Midwifery Senior e-ISSN 2621-2627 Volume 3 Nomor1: Agustus 2020.
- http://midwifery.jurnalsenior.com/index.php/ms/article/view/17
- Notoatmojo, S (2012). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
- Notoatmojo, S. (2018). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
- Paramashanti. (2019). Gizi Bagi Ibu Dan Anak. Yogyakarta : Pustaka Baru.
- Ratna, F W., et Al. (2019).Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Gizi Ibu Hamil.Journal of Community Engagement in HealthVol.4 No.1. Mar 2021. Page.155-161. https://jceh.org/index.php/JCEH
- Resy H, et Al. (2021).Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Pada Ibu Hamil. Jurnal Medika HutamaVol 02 No 02, Januari 202.http://jurnalmedikahutama.com
- Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Badan Penelitian dan. Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
- Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Badan Penelitian dan. Pengembangan Kesehatan.
- Safitri., (2020).Pendidikan Kesehatan tentang Anemia kepada Ibu Hamil. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 2, No. 2, Juni 2020
- http://jak.stikba.ac.id/index.php/jak/article/view/88
- Sarah, N., & Rahma. (2020). Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Booklet Pada Ibu Hamil Terhadap Tigkat Pengetahuan Gizi Pada Masa Kehamilan Di Desa Desa Pulo Kiton Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2020. Journal of Healthcare Technologyand Medicine Vol. 6 No. 1 April 2020.
- http://www.jurnal.uui.ac.id/index.php/JHTM/article/download/704/319
- Sholihatun, NB., (2017).Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang NutrisiSelama Hamil Di Puskesmas Godean II SlemanYogyakarta. repository.unjaya.ac.id/2371/2/SHOLIHATINNUR BAITY (1114010).pdf
- http://repository.unjaya.ac.id/2371/2/SHOLIHATIN%20NUR%20BAITY%20%281114010%29.pdf
- Sudarmi., Bertalina., & Aprina, (2020). Efektifitas Penerapan Interprofessional Educationcollaborative Practice (Ipe–Cp) Tentang Gizi Seimbang Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil. Jurnal AcTion: Aceh Nutrition Journal, Mei 2020 (5)1: 71-79. ttp://dx.doi.org/10.30867/action.v5i1.212
- Sukmawati., Lilis, M., & Furkon N., (2020).Pendidikan Kesehatan danPelaksanaan Iva Test pada Wanita Usia Subur.Media Karya Kesehatan: Volume 3 No 1 Mei 2020.http://journal.unpad.ac.id/mkk/article/view/24916.
- Suyati., (2020).Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Selatan Kota Palopo Tahun 2019.Vol.7 No.1 Juli 2020 p-ISSN: 2356-198X.http://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/26
- Yunitasari, E,et Al. (2020).Factor Analysis of Third Trimester Pregnant Women Readiness in Preparing for Childbirth: A Cross-Sectional Study. International Journal of Pharmaceutical Research | Oct - Dec 2020 | Vol 12 | Issue 4 https://doi.org/10.31838/ijpr/2020.12.04.478
- Yuvita, A., et Al. (2020).Pengaruh Pendidikan Kesehatan Gizi Seimbang Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Balita Usia 6-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Karya Mulya Kota Pontianak.
- https://jurnal.untan.ac.id/index.php/KNJ/article/viewFile/42015/75676586709
- WHO. 2015. Maternal Mortality. WHO Media Center
Rights and permissions
© The Author(s) 2021
Open Access This article is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), which permits others to share, adapt, and redistribute the material in any medium or format, even for commercial purposes, provided appropriate credit is given to the original author(s) and the source, a link to the license is provided, and any changes made are indicated. If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original. To view a copy of this license, visit https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.




