(2) * Theresia Avila Kurnia
(3) Eka Rudy Purwana
(4) Desi Rofita
*corresponding author
AbstractIndonesia merupakan suatu negara kepulauan, dimana terletak di antara 3 lempeng tektonik yang sangat aktif yaitu Eurasia, Pasifik dan Indo-Australia. Aktifitas ketiga lempeng ini juga berpotensi menjadi sumber bencana. Faktor utama yang dapat menyebabkan timbulnya banyak korban adalah faktor manusia, yaitu kurangnya pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tsunami (Satria & Sari, 2017). Masyarakat sebagai korban terdampak bencana memiliki risiko yang dapat berupa kematian, luka, sakit, jiwa terancam, hilangnya harta, dan gangguan kegiatan masyarakat risiko tersebut dapat dikurangi ataupun dicegah apabila ketangguhan telah terbentuk dalam diri masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana Tsunami Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) K u t a di Wilayah Kerja Desa Kuta,Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan pengabmas ini akan dilaksanakan di 1 Desa, yaitu Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah, dengan khalayak sasaran yaitu Perwakilan Tim Siaga Bencana Desa dan elemen masyarakat berjumlah 30 orang. Kegiatan pelatihan ini akan dilaksanakan dengan menggunakan metode edukasi melalui grup Whats App dan e-modul serta pelatihan yang terdiri dari triage massal, teknik evakuasi korban, stabilisasi dan bantuan hidup dasar dengan metode simulasi, trauma healing dan Kesehatan reproduksi saat bencana.Luaran yang ditargetkan dari hasil pengabdian kepada masyarakat yaitu luaran wajib berupa publikasi di jurnal pengabmas, lembar balik interaktif kapasitas pertolongan serta video kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan luaran tambahan berupa sertifikat HaKI.
Abstract. Indonesia is an archipelagic country, which is located between 3 very active tectonic plates, namely Eurasia, the Pacific and Indo-Australia. The activity of these three plates also has the potential to be a source of disaster. The main factor that can cause many victims is the human factor, namely lack of knowledge and preparedness in facing the tsunami disaster (Satria & Sari, 2017). Communities as victims affected by disasters are at risk in the form of death, injury, illness, life at risk, loss of property, and disruption of community activities. These risks can be reduced or prevented if resilience has been formed within the community. The aim of this activity is to improve the Tsunami Disaster Preparedness of the Kuta Village Disaster Preparedness Team (TSBD) in the Kuta Village Working Area, Pujut, Central Lombok Regency. This community service activity will be carried out in 1 village, namely Kuta Village, Central Lombok Regency, with a target audience namely Representatives of the Village Disaster Preparedness Team and 30 community elements. This training activity will be carried out using educational methods through WhatsApp groups and e-modules as well as training consisting of mass triage, victim evacuation techniques, stabilization and basic life support using simulation methods, trauma healing and reproductive health during disasters. The outputs aimed at community service results are mandatory outputs in the form of publications in community service journals, interactive feedback sheets on giving capacity and videos of activities provided to the community, and additional outputs in the form of IPR certificates. KeywordsKesiapsiagaan bencana; Bantuan Hidup Dasar; Tim Siaga Bencana Desa
|
DOIhttps://doi.org/10.47679/ib.20251131 |
Article metricsRead: 203 | Download: 187 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Andita, U. (2016). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Sadari Dengan Media Slide Dan Benda Tiruan Terhadap Perubahan Pengetahuan Wus. Jurnal Promkes:The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 4(2), 177-187.
Andrayani, L. W., Cembun, C., & Hariawan, H. (2021). Efektivitas Edukasi Menggunakan Media Whatsapp terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Lombok Barat Menghadapi Bencana Tanah Longsor. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 12(1), 24-29.
Andrayani, L. W, & Hapsari, L. (2019). Efektivitas Metode Media Group Whatsapp dan Group Picture and Picture terhadap Kesiapsiagaan Bencana Tanah Longsor Masyarakat Dusun Lembah Sari Desa Lembah Sari Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat. Laporan Penelitian Poltekkes Kemenkes Mataram.
Apriyadi, R. K., & Amelia, R. (2021). Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan Resiko Bencana Tsunami disaat Pandemi Covid-19. PENDIPA Journal of Science Education, 5(1), 56-62.
Azizah, Y. N., Ratnawati, R., & Setyoadi, S. (2016). Pengalaman Perawat Dalam Melakukan Penilaian Cepat Kesehatan Kejadian Bencana Pada Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Kelud Tahun 2014 Di Kabupaten
MALANG (STUDI FENOMENOLOGI). Jurnal Ilmu Keperawatan: Journal of Nursing Science, 3(2), 129-143.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2011). Jurnal Penanggulangan Bencana. 2(2). 15-16. Retrieved December 01, 2017 from https://bnpb.go.id/uploads/migration /pubs/380.pdf
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2019). Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Retrieved June 20, 2019, from Badan Nasional Penanggulangan Bencana: https://bnpb.go.id/en/sinergitas-akademisi-dan- pemerintah-dalam-membangunketangguhan-masyarakat.
Bachtiar, M. Y., Maliya, A., & Suryandari, D. (2015). Perbedaan pengetahuan pada pendidikan kesehatan metode ceramah dan media leaflet dengan metode ceramah dan media video tentang bahaya merokok di SMK Kasatrian Solo (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
BNPB, BPS dan UNFPA. (2013). Kesiapsiagaan menghadapi bencana Kota Padang 2013. Pilot Survei Pengetahuan, Sikap dan Perilaku. Jakarta: Pusdatin Humas BNPB.
Dahlan, S., Kumaat, L., & Onibala, F. (2014). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Bantuan Hidup Dasar (Bhd) Terhadap Tingkat Pengetahuan Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Wori Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 2(1), 110395.
Daud, R. D., Sari, S. A., Milfayetty, S., & Dirhamsyah, M. (2014). Penerapan pelatihan siaga bencana dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan komunitas SMA Negeri 5 Banda Aceh. Jurnal IlmuKebencanaan:Program Pascasarjana Unsyiah, 1(1).
Hardisman, D. M. (2014). Gawat Darurat Medis Praktis.
INDONESIA, P. R. (24). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Irawan, S. (2017). Kondisi hidro-oseanografi perairan Pulau Bintan (studi kasus perairan Teluk Sasah). Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 10(1), 41-53.
Kartika, N. K. (2021). Keperawatan Bencana Efektivitas Pelatihan Bencana Pre Hospital Gawat Darurat Dalam Peningkatan Efikasi Diri Kelompok Siaga Bencana Dan Non Siaga Bencana Edisi I. Deepublish.
Kementerian Kesehatan RI. (2017). Bahan ajar kesehatan lingkungan: Manajemen bencana diunduh dari: http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/11/Daftar-isi-ManajemenBencana_k1_restu.pdf
Marlina, L. (2020). Kajian Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Picture And Picture Terhadap Prestasi Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 1(2), 56-61. Monte, B. E. O., Goldenfum, J. A., Michel, G. P., & de Albuquerque Cavalcanti, J.
R. (2021). Terminology of natural hazards and disasters: A review and the case of Brazil. International Journal of Disaster Risk Reduction, 52, 101970.
Muhammad, N. R., Lestari, W., & Syaifuddin, F. (2017). Analisa Struktur Regional Penyebab Gempa dan Tsunami Berdasarkan Anomali Gravitasi dan Dinamika Lempeng. Jurnal Geosaintek, 3(2), 75-82.
Octavia, S. A. (2020). Model-model pembelajaran. Deepublish.
Prasetyo, W., & Tjahjono, H. D. (2021). Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir Di Daerah Petemon
SURABAYA. Jurnal Keperawatan, 10(1), 9-17.
Pudjiastuti, S. R. (2019). Mengantisipasi dampak bencana alam. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, 10(2), 1-14.
Saleh, N. (2012). Penerapan pembelajaran picture and picture untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas IV SDN 27. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 2(3).
Satria, B., & Sari, M. (2017). Tingkat resiliensi masyarakat di area rawan bencana. Idea Nursing Journal, 8(2), 30-34.
Setiawan, S., & Sumasto, H. (2019, October). Aplikasi Manajemen Bencana Pada Tahap Tanggap Darurat Bencana Alam Gempa Bumi Di Lombok Nusa Tenggara Barat Agustus 2018. In Seminar Nasional: Strategi Pengembangan Infrastruktur (SPI) 2019.
Syuaib, M. Z. (2014). Pengaruh strategi pembelajaran simulasi vs bermain peran dan sikap peserta didik terhadap pengetahuan dan kesiapsiagaan tentang bencana alam. Jurnal Pendidikan Humaniora, 1(2), 177-189.
Tirtana, F. A., & Satria, B. (2018). Kesiapsiagaan Taruna Dalam Menghadapi Bencana Tsunami Di Balai Pendidikan Dan Pelatihan. Idea Nursing Journal, 9(1).
Wardani, L. (2018). Perkiraan Daerah Rawan Tsunami Di Pesisirkota Mataram Berdasarkan Skenario Gempa Di Lepas Pantai Utara Lombok Approximation of Tsunami-Prone Areas in the Coastal City of Mataram Based on the Earthquake Scenario on the North Coast of Lombok (Doctoral dissertation, Universitas Mataram).
Winarni, E. W., Purwandari, E. P., & Hervianti, Y. (2018). Mobile educational game for earthquake disaster preparedness in elementary school. ARPN Journal of Engineering and Applied Sciences, 13(7), 2612-2618.
Winoto, P. M. P., & Zahroh, C. (2020). Pengaruh Sosialisasi Kesiapsiagaan Bencana Melalui Metode Simulasi Terhadap Peningkatan Ketrampilan Dalam Mengahadapi Bencana Pada Mahapeserta didik Siaga Bencana (Magana) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Journal of Health Sciences, 13(2), 157-164.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Lale Wisnu Andrayani, Theresia Avila Kurnia, Eka Rudy Purwana, Desi Rofita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









Download