Sosialisasi dan Workshop Pelatihan Penanaman serta Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Dukuh Pinggir, Kabupaten Sukoharjo [Socialization and Training Workshop on the Cultivation and Utilization of TOGA (Family Medicinal Plants) in Dukuh Pinggir, Sukoharjo Regency]

Authors

  • Rosliana Patandung Universitas Sahid Surakarta, Indonesia
  • Riski Ishariyanto Universitas Sahid Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.20251163

Keywords:

Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Edukasi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

This community service aims to improve knowledge and utilization of Family Medicinal Plants (TOGA) in Dukuh Pinggir RW 7, Telukan Village, Grogol District, Sukoharjo Regency. The activity was carried out through socialization and workshops attended by 70 participants with an age range of 20-60 years and diverse educational backgrounds. Education includes theoretical material and practice of planting TOGA in the yard. Before the training, a pretest was conducted to measure the initial knowledge of the participants, which showed that only 14.3% scored above 60. After the training, there was a significant increase, with 85.7% of participants scoring above 60. These results indicate that educational activities about TOGA are effective in increasing public knowledge and awareness regarding the use of medicinal plants as an alternative to improving family health. In addition to health benefits, this activity also has the potential to support the economic welfare of the community through productive use of yard land. This service recommends the implementation of similar programs on an ongoing basis to expand positive impacts and support the development of health programs based on local wisdom.

 

Abstrak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Dukuh Pinggir RW 7, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan workshop yang diikuti oleh 70 peserta dengan rentang usia 20–60 tahun dan latar belakang pendidikan yang beragam. Edukasi mencakup materi teoritis dan praktik penanaman TOGA di pekarangan rumah. Sebelum pelatihan, dilakukan pretest untuk mengukur pengetahuan awal peserta, yang menunjukkan bahwa hanya 14,3% memperoleh nilai di atas 60. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan, dengan 85,7% peserta memperoleh nilai di atas 60. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan edukatif tentang TOGA efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif peningkatan kesehatan keluarga. Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga berpotensi mendukung kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif. Pengabdian ini merekomendasikan pelaksanaan program serupa secara berkelanjutan untuk memperluas dampak positif dan mendukung pengembangan program kesehatan berbasis kearifan lokal.

Author Biographies

Rosliana Patandung, Universitas Sahid Surakarta

Fakultas Sains Teknologi dan Kesehatan

Riski Ishariyanto, Universitas Sahid Surakarta

Fakultas Sains Teknologi dan Kesehatan

References

Anwar, S., & Nur Shawmi, A. (2023). Community-Based Education Model to Empower Communities in Utilizing Local Potential (Analysis Study on Community-Based Learning Centers in Lampung Province). Al Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 14(2).

Ariyanto, S. E., Arini, N., & Alpandari, H. (2022). Pemanfaatan Pekarangan Untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Pati Kidul Kabupaten Pati Jawa Tengah. Muria Jurnal Layanan Masyarakat, 4(2), 92–98. https://doi.org/10.24176/mjlm.v4i2.7485

Azriful, A., Habibi, H., & Nildawati, N. (2022). Program Eco Healthy Community Melalui Service Learning pada Komunitas Dampingan. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 6(1), 27. https://doi.org/10.30595/jppm.v6i1.7442

Erdiansyah, I., Nurahmanto, D., & Sari, V. K. (2021). Diversifikasi Produk Olahan Tanaman Berkhasiat Obat Guna Mendukung Terwujudnya Desa Sentra Herbal. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(5), 2770–2778. https://doi.org/10.31764/jmm.v5i5.5940

Fitri, *, Yani, A., Amja, F., Prodi, Y., Kesehatan, I., Masyarakat, K., Susilawati, S., & Ilmu, P. (2023). Kearifan Lokal Dalam Pemberdayaan Dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat (Studi Literatur). Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 169–179. https://doi.org/10.59680/medika.v1i2.302

Gh, M., Rasyid, M., & Hasanah, U. (2023). Potensi Herba dan Rempah Sebagai Tanaman Obat Keluarga. In BIOMA (Vol. 5, Issue 2).

Hasnatul Salsabila, D., Andriyanto, R., Adinda Herdiannisa, Z., & Yuli, S. (2021). Edukasi Dan Menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga) Di Masa Pandemi Covid-19. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ , 1–5. http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat

Hidayatulloh, D. S. (2022). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Komunitas Untuk Mendorong Partisipasi Sosial Mahasiswa. The Journal of Educational Research, 2(2).

Istanti, E., & Sutopo. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Tanjungan Kec. Driyorejo Kab. Gresik Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Budidaya Toga. Jurnal BUDIMAS, 02(02), 2715–8926. www.desatanjungan.com

Latifah, E., Putri, N. Y., Bunga, C. D., Yusriyah, L., Aliffah, A. H., Hidayat, I. W., Fanani, H., Afif, N., & Maharani, B. (2024). Optimalisasi peran komunitas konservasi tanaman obat keluarga (TOGA) dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(1), 232–243. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i1.20853

Ratnaningsih, D., Riansih, C., Damayanti, S., Astuti, B., Firanti, T., Fitriana, U., Muawanah, R., Kaka, Y. C., Mahdania, N., Revita, A., Mete, I., Kaka, I. M., Mesang, T. N., & Trifen, H. N. (2023). Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Teknologi Inovasi Penggunaan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Di Klaten Jawa Tengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia (JPMPI), 1(3), 1–6.

Santoso, S. B., Lutfiyati, H., & Kusuma, T. M. (2021). Pemberdayaan Potensi Masyarakat Melalui Pengelolaan Kebun Tanaman Obat Keluarga. Community Empowerment, 6(3), 391–397. https://doi.org/10.31603/ce.4044

Sulaiman, A. I., Masrukin, M., & Putri, D. D. (2022). Community Empowerment Program Based on Green Economy in Preserving Herbs as Local Wisdom. Sustainable Development Research, 4(2), p14. https://doi.org/10.30560/sdr.v4n2p14

Sumarlina, E. S., Darsa, U. A., & Husen, I. R. (2022). Fenomena Toga Berbasis Naskah Pengobatan Sebagai Pengobatan Alternatif Penyakit Penyerta Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kajian Budaya Dan Humaniora, 4(2), 6–12.

Syarifah, H., Fortuna, E., Putri, S., Rahmawati, O. F., Wulandari, F., & Hariyana, N. (2024). Planting Family Medicinal Plants (TOGA) to Enhance the Immune System of the Lojejer Village Community. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 48–54. https://doi.org/10.32815/jpm.v6i1.2

Taupik, M., Djuwarno, E. N., Abdulkadir, W. S., Hiola, F., & Suryadi, M. A. (2022). Produk Minuman Olahan dari Rimpang Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Bernilai Ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society, 1(1), 1–5. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/Jpmf,

Triandini, I. G. A. A. H., Isviyanti, Gumangsari, N. M. G., & Hidayati, D. (2020). Sosialisasi Budidaya Toga Di Lahan Terbatas Dengan Vertical Garden Untuk Menunjang Primary Health Care Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Di Lingkungan Bendega. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(1), 594–600.

Downloads

Published

2025-06-10

How to Cite

Patandung, R., & Ishariyanto, R. (2025). Sosialisasi dan Workshop Pelatihan Penanaman serta Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Dukuh Pinggir, Kabupaten Sukoharjo [Socialization and Training Workshop on the Cultivation and Utilization of TOGA (Family Medicinal Plants) in Dukuh Pinggir, Sukoharjo Regency]. Indonesia Berdaya, 6(3), 687–692. https://doi.org/10.47679/ib.20251163

Issue

Section

Articles

Citation Check