Animated Video Strategy and Positive Reinforcement for Toilet Training Children Aged 1-3 Years in Saung Naga Village [Strategi Video Animasi dan Penguatan Positif untuk Toilet Training Anak 1–3 Tahun di Desa Saung Naga]

Authors

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.20251175

Keywords:

Toilet Training, Anak Usia Dini, Video Animasi, Penguatan Positif.

Abstract

Abstract. In a previous community service activity conducted in the working area of Puskesmas Tanjung Agung, children aged 1–3 years were found to be unprepared for toilet training. A total of 33.4% of children were unable to verbally express their need to urinate or defecate, and were not yet able to communicate this need in the bathroom. Additionally, 86.7% of children were unable to remove their lower garments independently. Parents, especially mothers, had not received any education on positive reinforcement techniques and modeling through animated videos as a medium for toilet training. This activity aimed to increase maternal knowledge and provide hands-on experience in implementing toilet training strategies through modified positive reinforcement and modeling using animated videos. The evaluation results showed an 80.7% increase in maternal knowledge after the activity. Mothers also gained practical experience by using star charts as a form of positive reinforcement and animated videos as a modeling medium. This strategy proved effective, as evidenced by the success of participating children in achieving all seven indicators of successful toilet training. In conclusion, this community service activity successfully enhanced maternal knowledge and skills in applying modified positive reinforcement techniques and modeling using animated videos to train children aged 1–3 years in toilet training.

 

Abstrak. Pada kegiatan pengabdian sebelumnya di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung, ditemukan anak usia 1–3 tahun yang belum siap menjalani toilet training. Sebanyak 33,4% anak belum mampu mengungkapkan keinginan buang air kecil (BAK) atau buang air besar (BAB) secara verbal, dan belum dapat menyampaikannya di kamar mandi. Selain itu, 86,7% anak belum mampu membuka pakaian bawah secara mandiri. Belum pernah diberikan edukasi kepada orang tua, khususnya ibu, mengenai teknik penguatan positif dan modeling melalui video animasi sebagai media toilet training. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan pengalaman langsung kepada ibu mengenai strategi toilet training melalui modifikasi penguatan positif dan modeling berbasis video animasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu sebesar 80,7% setelah kegiatan. Para ibu juga mendapatkan pengalaman langsung melalui penerapan bagan bintang sebagai bentuk penguatan positif dan penggunaan video animasi sebagai media modeling. Strategi ini terbukti efektif, ditunjukkan oleh keberhasilan anak peserta dalam memenuhi tujuh indikator keberhasilan toilet training. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menerapkan teknik penguatan positif dan modeling menggunakan video animasi untuk melatih toilet training pada anak usia 1–3 tahun.

References

Afifah, N. (2017). Reward Dan Punishment Bagi Pengembangan Kecerdasan. Jurnal Program Studi PGMI, 4(2), 212–228. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/169

Anidia, A., Novayelinda, R., & Zukhra, R. M. (2020). Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia Indonesian Health Scientific Journal Hubungan Antara Dukungan Emosional Yang Diberikan Ibu Dengan Praktik Toilet Training Pada Toddler Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau Email : [email protected]. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 5(2), 115–121.

Dinkes OKU. (2022). Profil Kesehatan Kab. OKU 2022 Data tahn 2021.

Drysdale, B., Lee, C. Y. Q., Anderson, A., & Moore, D. W. (2015). Using Video Modeling Incorporating Animation to Teach Toileting to Two Children with Autism Spectrum Disorder. Journal of Developmental and Physical Disabilities, 27(2), 149–165. https://doi.org/10.1007/s10882-014-9405-1

Estiani, M., & Suparno. (2024). Edukasi Toilet Training Pada Ibu-Ibu Yang Memiliki Anak Toodler Di Posyandu Desa Talang Jawa Kec. Baturaja Barat. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 2(2), 330–338. https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i2.553

Fatawi, I., & Abidin, A. A. (2024). Self-Reflection and Peer Feedback Practices : An Exploratory Study on the Sekolah Penggerak Program. 04(03).

Fatmawati, K., Sufyanti Arief, Y., & Dwi Kurnia, I. (2020). The effect of animation video modeling on mother’s ability in preparing toilet training in toddler. In EurAsian Journal of BioSciences Eurasia J Biosci (Vol. 14, Issue May, pp. 1575–1581).

Glazener, C. M. A., Peto, R. E., & Evans, J. H. C. (2003). Effects of interventions for the treatment of nocturnal enuresis in children. Quality and Safety in Health Care, 12(5), 390–394. https://doi.org/10.1136/qhc.12.5.390

Harding, Mary, 2017. (2017). Bedwetting Reward Systems Patient.

Hayati, D. J., & Suparno, S. (2020). Efektivitas Buku Cerita Bergambar pada Keberhasilan Toilet Training Anak Usia 3-4 Tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1041. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.498

Heryani, N., Lilis, D. N., & Rahmani, D. S. (2022). Pengaruh Video Animasi ( Toilet Training ) Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Balita, The Effect Of Animated Videos ( Toilet Training ) On The Level Of Knowledge Of Toddler Mothers. Journal of Health Sciences and Research, 4(3), 901–910.

Hidayat, A. A. (2012). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak (2nd ed.). Jakarta, Salemba Medika. http://sippanon.bantenprov.go.id:8123/inlislite3/opac/detail-opac?id=28296

Kirom, F. A., Setyowati, S., Ningrum, M. A., Widayanti, M. D., & Habibi, M. M. (2024). Pengembangan Media Video It’s Toilet Time dalam Menstimulasi Keterampilan Toilet Training Anak Usia 3-4 Tahun. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 2179–2192. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i3.2419

Langen Nidhana Meysialla, & Alini. (2018). Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kemampuan Toilet Training Pada Anak Usia 12-24 Bulan Di Paud Buah Hati Kampar Tahun 2018. Jurnal Ners, 2(2), 10–16.

Madacine, N. L. of. (2010). Star Charts in the management of bedwetting - Nocturnal Enuresis - NCBI Bookshelf. NICE Clinical Guidelines, 111.

OKU, D. (2023). Profil Kesehatan Kab. OKU tahun 2023 (Data tahun 2022).

Saadah, N. dan U. K. (2021). Peran Ibu dalam Toilet Training pada Toddler (Batita) - Google Books. https://www.google.co.id/books/edition/Peran_Ibu_dalam_Toilet_Training_pada_Tod/CJlXEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0%0Ahttps://www.google.co.id/books/edition/Peran_Ibu_dalam_Toilet_Training_pada_Tod/CJlXEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=toilet+training&printsec=frontcover

Spock, D. (2004). Baby_and_Child_Care.

Stephanus, D. (2018). Toilet Training Preparation History in Pre -School Children ( 4-6 Years). Jurnal Stikes, 11, 1–10.

Suparno, M. E. (2022). Relationship Between Toilet Training Readiness and Children’s Stress With Enuresis Control in Preschool Children. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(3), 329–334. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i3.382

The Academy, of P. (2022). Toilet Training_ 12 Tips to Keep the Process Positive - HealthyChildren.

Wahyu Astuti, Nita Purnamasari, L. N. (2022). Penerapan Stimuli Toilet Training Oleh Ibu Pada Anak Usia Toddler Di Kelompok Bermain Dan Tempat Penitipan Anak. 8, 30–38.

Yusuf, A. S. (2012). Hubungan Toilet Training dengn Kontrol Enuresis. UIN ALAUDIN Makasar.

Downloads

Published

2025-07-06

How to Cite

Suparno, S., & Estiani, M. (2025). Animated Video Strategy and Positive Reinforcement for Toilet Training Children Aged 1-3 Years in Saung Naga Village [Strategi Video Animasi dan Penguatan Positif untuk Toilet Training Anak 1–3 Tahun di Desa Saung Naga]. Indonesia Berdaya, 6(3), 757–754. https://doi.org/10.47679/ib.20251175

Issue

Section

Articles

Citation Check