Pelatihan Pemanfaatan Museum Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah [Training on Utilizing Museums as Learning Resources for History in Senior High Schools in Palu City, Central Sulawesi Province]

Authors

  • Misnah Misnah Universitas Tadulako, Indonesia
  • Lukman Nadjamuddin Universitas Tadulako, Indonesia
  • Hasan Hasan Universitas Tadulako, Indonesia
  • Iskandar Iskandar Universitas Tadulako, Indonesia
  • Idrus Rore Universitas tadulako, Indonesia
  • Bauratu Bauratu Universitas Tadulako, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.20251287

Keywords:

Museum, Sumber Pembelajaran, Sejarah

Abstract

Abstract. This community service activity was conducted in the form of a training titled “Museum as a Source of History Learning,” held at SMA Negeri 3 Kota Palu. The training aimed to enhance the understanding and awareness of teachers and students regarding the important role of museums as dynamic, interactive, and contextual sources for learning history. The program emphasized empowering teachers to utilize museums effectively as educational media and encouraged innovative teaching approaches aligned with advances in science and technology. The training content covered the function of museums as spaces for preserving historical and cultural heritage. Additionally, participants were introduced to specialized material on the biodiversity of Central Sulawesi, with a focus on endemic fauna from Lore Lindu National Park, such as anoa, babirusa, tarsier, and maleo birds. This broadened the students' perspectives beyond human history to include natural history and the significance of environmental conservation. The training was implemented in four stages: preparation, activities, execution, and evaluation, which included pre-tests, post-tests, and reflection to assess the effectiveness of the program and improve future learning processes. This initiative is expected to contribute significantly to improving the quality of history education while supporting cultural and environmental preservation in Central Sulawesi.

 

Abstrak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pelatihan yang berjudul “Museum sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah,” yang diselenggarakan di SMA Negeri 3 Kota Palu. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran guru serta siswa mengenai peran penting museum sebagai sumber pembelajaran sejarah yang dinamis, interaktif, dan kontekstual. Program ini menekankan pemberdayaan guru untuk memanfaatkan museum secara efektif sebagai media pendidikan dan mendorong pendekatan pengajaran yang inovatif sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Materi pelatihan mencakup fungsi museum sebagai ruang untuk melestarikan warisan sejarah dan budaya. Selain itu, peserta diperkenalkan dengan materi khusus tentang keanekaragaman hayati Sulawesi Tengah, dengan fokus pada fauna endemik dari Taman Nasional Lore Lindu, seperti anoa, babirusa, tarsius, dan burung maleo. Hal ini memperluas perspektif siswa tidak hanya pada sejarah manusia tetapi juga sejarah alam dan pentingnya pelestarian lingkungan. Pelatihan dilaksanakan dalam empat tahap: persiapan, kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang mencakup pre-test, post-test, dan refleksi untuk menilai efektivitas program serta meningkatkan proses pembelajaran di masa depan. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sejarah sekaligus mendukung pelestarian budaya dan lingkungan di Sulawesi Tengah.

Author Biographies

Misnah Misnah, Universitas Tadulako

Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta Km, 9, Palu. Sulawesi Tengah, 94148, Indonesia

Lukman Nadjamuddin, Universitas Tadulako

Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta Km, 9, Palu. Sulawesi Tengah, 94148, Indonesia

Hasan Hasan, Universitas Tadulako

Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta Km, 9, Palu. Sulawesi Tengah, 94148, Indonesia

Iskandar Iskandar, Universitas Tadulako

Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta Km, 9, Palu. Sulawesi Tengah, 94148, Indonesia

Idrus Rore, Universitas tadulako

Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta Km, 9, Palu. Sulawesi Tengah, 94148, Indonesia

Bauratu Bauratu, Universitas Tadulako

Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta Km, 9, Palu. Sulawesi Tengah, 94148, Indonesia

References

Aurel. (2025). Museum Seabagai Sumber Pengetahuan.

Darliana, E., Noverita, A., Siregar, Z., Sukma, U., Nasution, Z., & Ajar, B. (2025). PENGENALAN MUSEUM SEBAGAI SUMBER BELAJAR. 6(1), 28–37.

Khottob Idris, Toga Hotdianto Damanik, Jantri Hotdi Sinaga, Sonia A. Butar-Butar, Eirin Kristin Girsang, Siti Salsabila Putri Ajf, & Dian G. Purba Tambak. (2023). Manfaaat Museum Simalungun Dalam Meningkatkan Pengetahuan Sejarah dan Seni Budaya. Student Scientific Creativity Journal, 2(1), 32–36. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v2i1.2520

Kurniawan, D. A., Purwanta, H., Djono, D., Sutiyah, S., Isawati, I., Pelu, M., Herimanto, H., & Suryani, N. (2024). Peningkatan Literasi Digital dalam Pembelajaran Sejarah untuk Guru SMA di Kabupaten Sragen. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(6), 1633–1644. https://doi.org/10.54082/jamsi.1445

Khambali, K. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Dan Gaya Berpikir Terhadap Hasil Belajar. Al-Ma’Rifah, 14(02), 1–23. https://doi.org/10.21009/almakrifah.14.02.01

Maya. (2025). Museum Sebagai Sumber Belajar Sejarah.

Mohamad, S., Hasan, R., & Wantu, A. (2024). Optimalisasi Peran Museum sebagai Sumber Pelestarian Budaya dalam Pembelajaran Sejarah Lokal di Sekolah. SOSIOLOGI: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 197–202.

Mutiani, M., Supriatna, N., Abbas, E. W., Rini, T. P. W., & Subiyakto, B. (2021). Technological, Pedagogical, Content Knowledge (TPACK): A Discursions in Learning Innovation on Social Studies. The Innovation of Social Studies Journal, 2(2), 135. https://doi.org/10.20527/iis.v2i2.3073

Nabila Putri Vebriantana , Nova Aulia Faizah, Syifaul Qalbiyah, YuliatiS, S. N. H. (2025). Potensi Pemanfaatan Museum Mpu Purwa sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Berbasis Outdoor Learning Peserta Didik SMK Negeri 5 Kota Malang. 3(1), 15–22. https://doi.org/10.26418/jdn.v3i1.79700

Nana Supriatna. (2016). Ecopedagogy Membangun Kecerdasan Ekologis Dalam Pembelajaran Sejarah (Cetakan Pe). Remaja Rosdakarya.

Paulina. (2020). Kebutuhan buku Pegangan Guru Berbasis Taman Nasional Lore Lindu.

Permana, R., & Suhaili, A. (2020). Implementasi Pembelajaran Sejarah Peminatan Berbasis Nilai Kearifan Lokal Topi Bambu Tangerang di SMAN 16 Kabupaten Tangerang. Historia: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 3(2), 197–204. https://doi.org/10.17509/historia.v3i2.23835

Radiallah, A., Wijaya, D. N., Hudiyanto, R. R., & Widiadi, A. N. (2024). Analisis Potensi Museum Batubara PT. Bukit Asam Tanjung Enim Sebagai Sumber Belajar Sejarah. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 174–185. https://doi.org/10.37329/cetta.v7i2.3283

Riski. (2025). Mencintai Daerah Melalui Museum.

Supriatna, N. (2019). Social Studies Learning To Build Students To Compete in Era 4.0. Presented in the Seminar and Workshop of the Social Sciences Education Master’s Curriculum, March 27, 2019.

Urlialy, G. M., Harnisa, S., & Kapitanhitu, R. (2024). The Pemanfaatan Koleksi Museum Negeri Provinsi Sulawesi Tenggara Sebagai sumber Belajar Sejarah Pada Peserta Didik Di SMA Negeri 3 Kendari. Jurnal Pendidikan Sejarah, 13(2), 78–104. https://doi.org/10.21009/jps.132.05

Wahyudi, A., Yulifar, L., & Saripudin, D. (2024). Ke Museum Pendidikan Nasional Upi Sebagai Sumber Belajar Sejarah. HISTORIA: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 7(2), 115–126.

Downloads

Published

2025-09-18

How to Cite

Misnah, M., Nadjamuddin, L., Hasan, H., Iskandar, I., Rore, I., & Bauratu, B. (2025). Pelatihan Pemanfaatan Museum Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah [Training on Utilizing Museums as Learning Resources for History in Senior High Schools in Palu City, Central Sulawesi Province]. Indonesia Berdaya, 6(4), 1049–1058. https://doi.org/10.47679/ib.20251287

Issue

Section

Articles

Citation Check