Pemberdayaan Kader Posyandu Sebagai Upaya Pengendalian Stunting Berbasis Komunikasi Interpersonal dan Penguatan Ekonomi di Desa Sungai Tandipah [Empowering Posyandu Cadres as an Effort to Control Stunting Based on Interpersonal Communication and Economic Strengthening in Sungai Tandipah Village]
DOI:
https://doi.org/10.47679/ib.20251298Keywords:
literasi keuangan, pemanfaatan pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, pencegahan stunting, promosi kesehatan, sanitasiAbstract
Abstract. Stunting is a serious problem in Sungai Tandipah Village, Sungai Tabuk Subdistrict, Banjar Regency, with prevalence increasing from 11.9% (2022) to 18.42% (2024). Contributing factors include poor sanitation due to untreated river water consumption, low nutritional literacy, and vulnerable agricultural-based livelihoods affected by flooding. The partner in this program is Posyandu Mawar, with 10 active cadres whose roles in nutrition education, parenting, and stunting prevention remain suboptimal. The main issues are divided into social aspects—low communication skills among cadres, limited awareness of child nutrition among mothers, poor sanitation, and lack of educational media—and management aspects, such as weak financial management and underutilization of local food potential. Solutions offered include training in interpersonal communication, balanced nutrition, simple water filter development, educational toolkit creation, financial management training, and establishment of a mini nutrition stall based on local food. The program was implemented through five stages: socialization, training, technology application, mentoring, and sustainability planning. The results show increased cadre capacity, with 90% improving interpersonal communication skills, 100% understanding balanced nutrition principles, and 90% improving financial management knowledge. Tangible outputs include educational media, two prototypes of simple water filters, and a mini nutrition stall producing local food products, supporting sustainable stunting prevention in the community.
Abstrak. Stunting merupakan permasalahan serius di Desa Sungai Tandipah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, dengan prevalensi meningkat dari 11,9% (2022) menjadi 18,42% (2024). Faktor penyebab meliputi sanitasi buruk akibat penggunaan air sungai tanpa pengolahan, rendahnya literasi gizi, serta kondisi ekonomi berbasis pertanian yang rentan banjir. Mitra kegiatan adalah Posyandu Mawar dengan 10 kader aktif yang belum optimal dalam edukasi gizi, pola asuh, dan pencegahan stunting. Permasalahan utama mencakup aspek sosial, seperti keterampilan komunikasi kader yang rendah, minimnya kesadaran ibu balita, sanitasi yang buruk, dan ketiadaan media edukasi, serta aspek manajemen berupa lemahnya pengelolaan keuangan dan belum dimanfaatkannya pangan lokal. Solusi ditawarkan melalui pelatihan komunikasi interpersonal, gizi seimbang, pembuatan filter air sederhana, pengembangan toolkit edukasi, pelatihan manajemen keuangan, dan pembentukan warung gizi mini berbasis pangan lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan perencanaan keberlanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas kader, dengan 90% lebih terampil dalam komunikasi interpersonal, 100% memahami gizi seimbang, serta 90% lebih baik dalam manajemen keuangan. Produk nyata berupa media edukasi, dua prototipe filter air, dan warung gizi mini telah dihasilkan, mendukung keberlanjutan pencegahan stunting di masyarakat.
References
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2022). Strategi nasional percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) periode 2021–2024. Jakarta: Bappenas.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan. (2024). Provinsi Kalimantan Selatan dalam angka tahun 2024. Banjarmasin: BPS.
Damayanti, E., Hasibuan, H. A., Agustin, I., & Siregar, N. H. (2025). Strategi pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan komunitas kader posyandu. Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 66–70.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku panduan indikator kinerja utama perguruan tinggi negeri. Jakarta: Kemdikbud. Retrieved April 9, 2025, from http://dikti.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2021/06/Buku-Panduan-IKU-2021-28062021.pdf
Fitriani, N. (2023). Diversifikasi pangan lokal sebagai strategi pencegahan stunting di wilayah pedesaan. Jurnal Gizi dan Pangan Lokal, 12(2), 87–96.
Husamah, H., Ardiyani, D. K., Wijayati, P. H., & Mashuri. (2025). Metode pendidikan orang dewasa: Pendekatan andragogi dan transformasi. Malang: PT Akselerasi Karya Mandiri.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI.
Lestari, D., Wulandari, A., & Prasetyo, H. (2021). Peningkatan kapasitas kader posyandu melalui pelatihan komunikasi interpersonal dalam edukasi gizi balita. Jurnal Promosi Kesehatan, 19(1), 55–66.
Maria, E., Sudarso, A., & Angin, J. T. K. (2023). Membangun sense of belonging (rasa memiliki) individu dan menerapkannya sebagai wujud motivasi diri dalam bekerja dan kecintaan terhadap organisasi pada YPK Don Bosco KAM. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI, 3(1), 104–112.
Pemerintah Kabupaten Banjar. (2024). Surat Keputusan Bupati Banjar Nomor 188.45/159/KUM/2024 tentang Lokasi Fokus (Lokus) Intervensi Percepatan Penurunan Stunting di tahun 2025 Kabupaten Banjar. Banjar: Pemerintah Kabupaten Banjar.
Rahel, M., Ali, M., Eliyana, Surrah, M., Habibah, U., Aliyah, R., et al. (2025). Model pemberdayaan masyarakat kolaboratif berbasis participatory action research (PAR): Sinergi revitalisasi spiritualitas keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di Dusun Carabaka, Bawean. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Desa, 6(2), 569–586.
Rahmawati, I., Yusuf, A., & Mardiana, S. (2022). Hubungan sanitasi rumah tangga dengan kejadian stunting pada balita di Kalimantan Selatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(3), 201–210.
Sari, N., Utami, P., & Hidayat, R. (2020). Pengaruh edukasi gizi terhadap perilaku pemberian makan ibu balita. Jurnal Gizi Indonesia, 9(1), 45–53.
UNICEF. (2021). The state of the world’s children 2021: On my mind – Promoting, protecting and caring for children’s mental health. New York: UNICEF.
World Health Organization. (2020). Levels and trends in child malnutrition: Key findings of the 2020 edition. Geneva: WHO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright and License Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal. Please also carefully read BIB's Posting Your Article Policy at https://www.ukinstitute.org/journals/ib/about/editorialPolicies#custom-3
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities tacitly or explicitly of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
Copyright
Authors who publish with Journal of Indonesia Berdaya agrees to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Licensing for Data Publication
Journal of Indonesia Berdaya use a variety of waivers and licenses, that are specifically designed for and appropriate for the treatment of data:
- Open Data Commons Attribution License, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
- Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
- Open Data Commons Public Domain Dedication and Licence, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Other data publishing licenses may be allowed as exceptions (subject to approval by the editor on a case-by-case basis) and should be justified with a written statement from the author, which will be published with the article.

Journal of Indonesia Berdaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.