Hubungan PHBS dengan Kejadian Diare pada Balita Usia 0–36 Bulan yang Tinggal di Pinggiran Sungai Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin [The Association between Clean and Healthy Living Behavior and the Incidence of Diarrhea among Infants Aged 0–36 Months Living in Riverside Areas within the Working Area of Pekauman Public Health Center Banjarmasin]

Authors

  • Raudatul Munawarah Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia, Indonesia
  • Lukman Harun Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia, Indonesia
  • Alit Suwandewi Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia, Indonesia
  • Rida' Millati Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.20261481

Keywords:

Diare, Balita, PHBS, Studi Kuantitatif

Abstract

Diarrhea in toddlers is one of the main causes of illness and death that still frequently occurs in residential areas with poor sanitation, including areas along rivers. This study aims to determine the relationship between Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) and the incidence of diarrhea in toddlers aged 0–36 months in the working area of the Pekauman Banjarmasin Community Health Center. This study used a quantitative method with a cross-sectional design. The sample consisted of 98 respondents selected through purposive sampling. Data collection was conducted using a CHB questionnaire and a diarrhea incidence observation sheet. Data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed that there was a significant relationship between PHBS and the incidence of diarrhea in toddlers (p = 0.002). Toddlers with poor PHBS had a higher proportion of diarrhea cases (75.9%) compared to toddlers in families with good PHBS (45.5%). These findings indicate that poor PHBS practices, such as not washing hands with soap, using unclean water, inadequate sanitation, low rotavirus immunization coverage, and using unsanitary toilets, contribute to the high incidence of diarrhea. This study is expected to serve as a basis for health workers in improving PHBS education programs, especially through a family approach in riverside settlements. The research outputs, in the form of leaflets and PHBS education applications, can also be used as a medium for promotive-preventive interventions in efforts to reduce the incidence of diarrhea in toddlers.

 

Abstrak. Diare pada balita merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian yang masih sering terjadi di daerah permukiman dengan sanitasi buruk, termasuk wilayah bantaran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada balita usia 0–36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 98 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner PHBS dan lembar observasi kejadian diare. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara PHBS dengan kejadian diare pada balita (p = 0,002). Balita dengan PHBS yang kurang baik memiliki proporsi kejadian diare yang lebih tinggi (75,9%) dibandingkan dengan balita pada keluarga dengan PHBS yang baik (45,5%). Temuan ini menunjukkan bahwa praktik PHBS yang buruk, seperti tidak mencuci tangan dengan sabun, penggunaan air yang tidak bersih, sanitasi yang tidak memadai, rendahnya cakupan imunisasi rotavirus, serta penggunaan jamban yang tidak layak, berkontribusi terhadap tingginya kejadian diare. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam seperti tidak mencuci tangan dengan sabun, penggunaan air yang tidak bersih, sanitasi yang tidak memadai, rendahnya cakupan imunisasi rotavirus, serta penggunaan jamban yang tidak layak, berkontribusi terhadap tingginya kejadian diare. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam  meningkatkan program edukasi PHBS, khususnya melalui pendekatan keluarga di permukiman bantaran sungai. Luaran penelitian berupa leaflet dan aplikasi edukasi PHBS juga dapat dimanfaatkan sebagai media intervensi promotif-preventif dalam upaya menurunkan kejadian diare pada balita.

References

Ahmad, E. H., Makkasau, N., Edm, M., Latifah, A., Eppang, M., Buraerah, S., Syatriani, S., Ilmiah, W. S., Suhartini, T., & Widia, L. (2023). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rizmedia Pustaka Indonesia.

Akbar, H. (2017). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(3), 78–83.

Ariyanto, A., & Fatmawati, T. Y. (2021). Edukasi Pencegahan Diare Pada Anak di Kelompok Dasawisma Kelurahan Kenali Asam Bawah. Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM), 2(2), 13–18.

Asmawati, N., Kartika, R., & Yusuf, B. (2021). Analisis Kualitas Air dan Keluhan Gangguan Kesehatan Santri Pengguna Air Kolam Pascatambang di Pondok Pesantren Darul Fatta Loa Buah, Kota Samarinda. Prosiding Seminar Nasional Kimia Dan Terapan, 86–90.

Asyifa Sari, D., Qurrata, N., & Eka Pratiwi, S. (2025). Dampak Permukiman Kumuh Terhadap Sungai Kota Banjarmasin. Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ), 1, 47–56.

Azzahrowaini, L., & Ali, M. (2025). Strategi Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dalam Pandangan Teori Tingkatan Kebutuhan Abraham Maslow. Ma’rifatuna: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 1(02), 55–68.

Bangun, A., Tanjung, A. F., Nadila, P., Untari, R., Hutagalung, M. H. H., & Sari, D. N. (2025). Gambaran Pengetahuan Ibu Mengenai Status Gizi Balita di Desa Telaga Sari Tahun 2024. VitaMedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 3(3), 260–269.

Bennion, N., Mulokozi, G., Allen, E., Fullmer, M., Kleinhenz, G., Dearden, K., Linehan, M., Torres, S., West, J., & Crookston, B. (2021). Association between WASH-related behaviors and knowledge with childhood diarrhea in Tanzania. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(9), 4681.

Bria, M. P., Limbu, R., Rahayu, T., & Romeo, P. (2025). Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu dengan Kejadian Penyakit Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Umanen Kabupaten Belu. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(1), 18–31.

Daramusseng, A., & Syamsir, S. (2021). Studi kualitas air sungai karang mumus ditinjau dari parameter Escherichia coli untuk keperluan higiene sanitasi. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(1), 1–6.

Dayanti, F. M. D. (2025). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Ibu Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa) Pada Balita Di Puskesmas Kaliori Kabupaten Rembang. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

DEBORAH, C. (2025). Diarrhea in Children (Vol. 2025). MSD Manual. https://www.msdmanuals.com/home/children-s-health-issues/symptoms-in-infants-and-children/diarrhea-in-children

Devana, N. D., & Rizkia, C. P. (2025). Peran Vaksin Rotavirus terhadap Penurunan Jumlah Kasus dan Lama Rawat Anak dengan Diare: Analisis. Cermin Dunia Kedokteran, 52(9), 615–618.

Diva, C. S., Ratnaningsih, T., & Peni, T. (2025). Hubungan Pemberian Susu Formula Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Wilayah kerja Puskesmas Candi. Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI.

Firmansyah, Y. W., Ramadhansyah, M. F., Fuadi, M. F., & Nurjazuli, N. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada balita: sebuah review. Bul. Keslingmas, 40(1), 1–6.

Fitriani, N., Darmawan, A., & Puspasari, A. (2021). Analisis faktor risiko terjadinya diare pada balita di wilayah kerja puskesmas pakuan baru kota jambi. Medical Dedication (Medic): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FKIK UNJA, 4(1), 154–164.

Hatta, H. (2020). Relationship History of Exclusive Assessment of Diarrhea Events Children in Limboto Public Health Center Gorontalo District. J Dunia Gizi, 3(1), 59–66.

Indonesia, K. K. R. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang. Kementerian Kesehatan RI. https://peraturan.bpk.go.id/Download/109856/Permenkes Nomor 41 Tahun 2014.pdf

Indonesia, P. R. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif. Pemerintah Republik Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id

Indria, N. (2025). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Rumah Sakit dr. Abdul Radjak Cileungsi. Universitas MH Thamrin.

Indriati, R., & Warsini, W. (2022). Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Dengan Kejadian Diare Pada Anak Balita. KOSALA: Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(1), 21–32.

Jones, A., Mangadu, A., Dallas, S., Hanson, O., Arn, K., Gesteland, P., Szymczak, J. E., Pavia, A. T., Leung, D. T., & Watt, M. H. (2025). Parent and clinician perspectives on diagnostic testing for children with diarrhea: a qualitative study. JAMA Network Open, 8(9), e2531000–e2531000.

Kasman, & Ishak, N. I. (2018). Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita Di Kota Banjarmasin Risk Factors of Diarrhea in Under Five Year Old Children in Banjarmasin City. PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 123–129.

Kusumaningsih, F. S., Purwati, N. H., Retnani, A. D., Widianti, C. R., Murniati, M., Oktarina, N. D., Triana, N. Y., Nurhayati, S., Astarani, K., & Fatkuriyah, L. (2025). Buku Ajar Keperawatan Anak. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Listina, O., Rejeki, D. S., Safitri, R. A., Nurhidayati, L. G., & Rumah, P. P. (2023). Studi Literatur: Efek Toksik Methanyl Yellow. Penerbit Pustaka Rumah C1nta.

Lubis, R., Hasana, T. F., Hrp, P. H., Lubis, I. N. A. B., Siagian, A. A., Khairani, Y. D., & Saputra, M. E. (2025). Karakteristk Perkembangan Anak Usia Sekolah TK (0-5) Tahun. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 21–33.

Maelani, I. (2014). Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Diare pada Balita (0–5 Tahun) di Rumah Sakit Eka Tahun 2014 [Universitas Esa Unggul]. In Undergraduate thesis. https://digilib.esaunggul.ac.id/hubungan-perilaku-hidup-bersih-dan-sehatphbs-dengan-diare-pada-balita-0--5tahun-dirumah-sakit-eka-tahun-2014-3014.html

Mahanani, S. (2020). Pemenuhan Kebutuhan Cairan dan elektrolit pada Anak yang mengalami Diare. Pelita Medika.

Mardalena, I. (2018). Asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem pencernaan.

Maryanti, D. (2024). Hubungan Praktik Higienitas Sanitasi Makanan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia Balita Di Rs Sari Asih Ciledug. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

McCormick, B. J. J., Richard, S. A., Murray-Kolb, L. E., Kang, G., Lima, A. A. M., Mduma, E., Kosek, M. N., McQuade, E. T. R., Houpt, E. R., & Bessong, P. (2022). Full breastfeeding protection against common enteric bacteria and viruses: results from the MAL-ED cohort study. The American Journal of Clinical Nutrition, 115(3), 759–769.

Nasrul Zaman, S. T. (2025). Pengantar Kesehatan Masyarakat: Budaya, Etik dan Inovasi Teknologi. Feniks Muda Sejahtera.

Nuryanti, T., Muhidayati, W., & Luluk, S. (2025). Sosialisasi dan Aksi Sosial Dalam Pencegahan Penyakit Diare di Lingkungan Pondok. Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 220–228.

Prabowo, P. A., Sulistyorini, L., & Juliningrum, P. P. (2020). Gambaran Balance Cairan Pada Anak Diare Setelah Diberikan Pemenuhan Kebutuhan Cairan di Rumah Sakit Kaliwates Jember. Pustaka Kesehatan, 8(3), 147–152.

Purwanti, D. Y., & Ratnasari, D. (2020). Hubungan antara kejadian diare, pemberian asi eksklusif, dan stunting pada batita. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan (JIGK), 1(02), 15–23.

Puspita, M. I. (2025). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Terhadap Perilaku Pencegahan Diare. SBY Proceedings, 5(1).

Puspitasari, R. A. H., Noprida, D., Indriati, G., Riyantini, Y., Naulia, R. P., Widiastuti, I. A. K. S., Dewi, M. M., Lusiana, D., Widianti, C. R., & Anggraini, S. (2025). Buku Ajar Keperawatan Anak. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Rachman, E. A. (2025). Buku Ajar Parasitologi. Nas Media Pustaka.

Rdp Yeniana. (2023). Hubungan Kondisi Sarana Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Pekon Pamenang Kecamatan Pagelaran Kabupaten. Convention Center Di Kota Tegal, 1(938), 6–37.

RI, P. P. K. D. (2018). Pedoman Pelatihan Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga. Departemen Kesehatan RI.

Setyoningrum, C. N. (2025). Analisis Indikator Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Siswa Sekolah Dasar Di Kelurahan Tanjung Mas. Universitas Katolik Soegijapranata.

Sitaremi, M. N., Soedjatmiko, S., Gunardi, H., Kaswandani, N., Handryastuti, S., Raihan, R., Kartasasmita, C. B., Ismoedjianto, I., Rusmil, K., & Munasir, Z. (2023). Jadwal imunisasi anak usia 0–18 tahun rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia tahun 2023. Sari Pediatri, 25(1), 64–74.

Sugiarto. (2020). Etioloogi Patogen Penyebab Diare Pada Anak. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1–23.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi terbaru). Alfabeta.

Supartiningsih, S., Suryani, M., & Candra, D. (2025). Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Bagi Keluarga Wilayah Desa Tanjung Sari, Medan Selayang Sari Kota Medan. Jurnal Abdimas Mutiara, 6(2), 354–359.

Syahfira, R., Nareswari, S., & Berawi, K. (2025). Hubungan antara Imunisasi Rotavirus dengan Kejadian Diare pada Balita. Medical Profession Journal of Lampung, 15(2), 413–418.

Tarigan, R. N. B. (2025). Upaya Peningkatan PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat) Di Pedesaan. JURNAL ILMIAH NUSANTARA, 2(2), 55–60.

Ugboko, H. U., Nwinyi, O. C., Oranusi, S. U., & Fagbeminiyi, F. F. (2021). Risk factors of diarrhoea among children under five years in Southwest Nigeria. International Journal of Microbiology, 2021(1), 8868543.

Watulingas, D. Y., Agustina, N., & Mahmudah. (2022). Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin tahun 2021 [Analysis of factors related to the event of diarrhea in toddlers in the work area of the Pekauman Public Health Center, Banjarmasin City in 2021]. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 108–112. https://doi.org/10.31602/ann.v9i1.7168

Zahtamal, Chandra, F., Restila, R., & Restuastuti, T. (2020). Defecation Behavior in Elementary School Age Children Who Live Along the Kampar River Riau Province. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(2), 87–96. https://doi.org/10.20473/jkl.v12i2.2020.87-96

Zulfia, R. (2025). Perlindungan Hukum Pasca Perceraian Terhadap Kesejahteraan Anak Menurut Undang-undang No 23 Tahun 2002 dalam Perspektif Maqasid Syariah. Universitas Islam Indonesia.

Zulfita, A., Sari, N. P., Wardani, S., Yulianto, B., & Hayana, H. (2022). Hubungan antara personal hygiene ibu rumah tangga dan sarana sanitasi dasar dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja puskesmas sapta taruna tahun 2021. Media Kesmas (Public Health Media), 2(1), 151–161. https://doi.org/10.25311/kesmas.vol2.iss1.512.

Downloads

Published

2026-04-15

How to Cite

Munawarah, R., Harun, L., Suwandewi, A., & Millati, R. (2026). Hubungan PHBS dengan Kejadian Diare pada Balita Usia 0–36 Bulan yang Tinggal di Pinggiran Sungai Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin [The Association between Clean and Healthy Living Behavior and the Incidence of Diarrhea among Infants Aged 0–36 Months Living in Riverside Areas within the Working Area of Pekauman Public Health Center Banjarmasin]. Indonesia Berdaya, 7(2), 587–598. https://doi.org/10.47679/ib.20261481

Issue

Section

Articles

Citation Check