Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Suku Pamona untuk Meningkatkan Literasi Digital di SDN 2 Tonusu Kabupaten Poso [Training on Creating Digital Comic Teaching Materials Based on Local Wisdom Pamona Tribe to Improve Digital Literacy at SDN 2 Tonusu Poso Regency]

Authors

  • Nashrullah Nashrullah Universitas Tadulako, Indonesia http://orcid.org/0009-0001-4162-8537
  • Kadek Hariana Universitas Tadulako, Indonesia
  • Yun Ratna Lagandesa Universitas Tadulako, Indonesia
  • Sisriawan Lapasere Universitas Tadulako, Indonesia
  • Noor Alfulaila Universitas Tadulako, Indonesia
  • Bau Ratu Universitas Tadulako, Indonesia
  • Ida Ayu Putu Puja Deviyanti Universitas Tadulako, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.20261504

Keywords:

Digital Literacy, Local Wisdom, Teaching Materials, Digital Comics, Elementary School.

Abstract

To improve digital literacy at Tonusu 2 Public Elementary School in Poso Regency, a community service program was designed with a focus on training in the creation of digital comic teaching materials based on the local wisdom of the Pamona tribe. Local wisdom provides a strong foundation for developing teaching materials because it can connect learning to students' cultural contexts, making it more relevant and engaging. The main objective of this program is to improve digital literacy among teachers and students at Tonusu 2 Public Elementary School while strengthening local cultural identity. The first step was to conduct a series of intensive training sessions for Tonusu 2 Public Elementary School teachers in digital comic creation. This training involved teaching technical skills in using digital comic creation software as well as pedagogical approaches for integrating local wisdom into teaching material content. After the training, teachers were asked to apply the skills they learned by creating digital comics relevant to the daily lives and cultural values of the Pamona tribe. Furthermore, the digital comics created will be used in the learning process at SDN 2 Tonusu.

 

Abstrak. Dalam rangka meningkatkan literasi digital di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tonusu, Kabupaten Poso, sebuah program pengabdian kepada masyarakat dirancang dengan fokus pada pelatihan pembuatan bahan ajar komik digital berbasis kearifan lokal suku Pamona. Kearifan lokal menjadi landasan yang kuat dalam pengembangan bahan ajar karena dapat mengaitkan pembelajaran dengan konteks budaya siswa, sehingga lebih relevan dan menarik minat belajar. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan literasi digital di kalangan Guru dan Siswa SDN 2 Tonusu sambil memperkuat identitas budaya lokal. Langkah pertama adalah menyelenggarakan serangkaian pelatihan intensif bagi guruguru SDN 2 Tonusu dalam pembuatan komik digital. Pelatihan ini melibatkan pengajaran keterampilan teknis dalam penggunaan perangkat lunak pembuatan komik digital serta pendekatan pedagogis dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam konten bahan ajar. Setelah pelatihan, guru-guru diminta untuk menerapkan keterampilan yang mereka pelajari dengan membuat komik digital yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai budaya suku Pamona. Selanjutnya, komik-komik digital yang telah dibuat akan digunakan dalam proses pembelajaran di SDN 2 Tonusu.

Author Biographies

Nashrullah Nashrullah, Universitas Tadulako

PGSD FKIP UNTAD

Kadek Hariana, Universitas Tadulako

PGSD FKIP UNTAD

Yun Ratna Lagandesa, Universitas Tadulako

PGSD FKIP UNTAD

Sisriawan Lapasere, Universitas Tadulako

PGSD FKIP UNTAD

Noor Alfulaila, Universitas Tadulako

PGSD FKIP UNTAD

Bau Ratu, Universitas Tadulako

Bimbingan Konseling, FKIP, UNTAD

References

Anugraha, A. (2020). Hambatan, solusi dan harapan: Pembelajaran daring selama masa pandemi covid-19 oleh guru sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol. 10 No. 3, September 2020: 282-289.

Alia, T., & Irwansyah. (2018). Pendampingan Orang Tua pada Anak Usia Dini dalam Penggunaan Teknologi Digital. Polyglot: Jurnal Ilmiah, 14.

Asnawi, A., Mulyahati, B., & Fransyaigu, R. (2023). Penguatan Kompetensi Guru Dalam Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar “E-Komik” Di Sekolah Dasar. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 407-412.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2019). Laporan Survei, Penetrasi & Profil Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2018. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Bangun, M. (2022). Literasi Digital Berbasis Pendidikan: Teori, Praktek Dan Penerapannya. Padang: Pt. Global Eksekutif Teknologi.

Fitria, A. (2018). Penggunaan Media Audio Visual Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 57-62. https://doi.org/10.17509/cd.v5i2.10498.

Harjono, H. S. (2018). Literasi digital: Prospek dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra: Wahana Publikasi Hasil Kajian dan Penelitian.

Mohammad Arief Hidayat. (2019, October 17). Video Belasan Anak Dirawat di RSJ karena Kecanduan Gadget. https://www.vivanews.com/tvone/13652- video-belasan-anak-dirawat-di-rsj-karenakecanduan-gadget. Di akses pada tanggal 2 juli 2020 pukul 11.00 WIB.

Nojeng, A., Ismail, A., Fakhri, M. M., Rifqie, D. M., & Tabbu, M. A. S. (2023). PKM Pengembangan Literasi Digital: Membuat Cerita Rakyat Komik Digital Kabupaten Majene. Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 213-221.

Setianingsih, E. R., Nainggolan, T. C. N., & Noviyanti, S. (2022). Analisis Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Jarak Jauh pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(3), 265-271.

Purbaya, A. A. (2019, October 31). Duh! 8 Anak Dirawat Inap di RSJ Semarang karena Kacanduan Gawai. detiknews. https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d4766635/duh-8-anak-dirawat-inap-di-rsjsemarang-karena-kacanduan-gawai. Di akses pada tanggal 2 juli 2020 pukul 11.00 WIB.

Saputra, G. W., Rivai, M. A., Su’udah, M., Wulandari, S. L. G., & Dewi, T. R. (2017). Pengaruh Teknologi Informasi Terhadap Kecerdasan (Intelektual, Spiritual, Emosional Dan Sosial) Studi Kasus: Anak-Anak. Jurnal Sistem Informasi, 12.

WHO | Gaming disorder. (2018, September). https://www.who.int/features/qa/gamingdisorder/en/.

Wilson, S. (2015). Digital technologies, children and young people’s relationships and self-care. Children’s Geographies, 14(3), 282–294. https://doi.org/10.1080/14733285.2015.10407 26.

Yasa, A. D., & Sulistyowati, P. (2021, November). Analisis Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar Pada Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi COVID-19. In Prosiding Seminar Nasional PGSD UNIKAMA (Vol. 5, No. 1, pp. 67-74).

Downloads

Published

2026-05-15

How to Cite

Nashrullah, N., Hariana, K., Lagandesa, Y. R., Lapasere, S., Alfulaila, N., Ratu, B., & Deviyanti, I. A. P. P. (2026). Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Komik Digital Berbasis Kearifan Lokal Suku Pamona untuk Meningkatkan Literasi Digital di SDN 2 Tonusu Kabupaten Poso [Training on Creating Digital Comic Teaching Materials Based on Local Wisdom Pamona Tribe to Improve Digital Literacy at SDN 2 Tonusu Poso Regency]. Indonesia Berdaya, 7(3), 655–666. https://doi.org/10.47679/ib.20261504

Issue

Section

Articles

Citation Check