Pelatihan Pembuatan Puding Daun Kelor Sebagai Terapi Herbal untuk Membantu Mengatasi Hipertensi di Desa Sungai Bakung RT 09 [Training on Making Moringa Leaf Pudding as an Herbal Therapy to Help Overcome Hypertension in Sungai Bakung Village RT 09]

(1) * Kunti Nastiti Mail (Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia, Indonesia)
(2) Via Octaviani Mail (Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia, Indonesia)
(3) Muhammad Febrian Noor Mail (Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia, Indonesia)
(4) Mutiah Mutiah Mail (Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Hypertension remains a major global and national health issue, with a shifting trend toward productive-age groups. In Sungai Bakung Village RT 09, South Kalimantan, the prevalence of hypertension is high, yet community awareness and utilization of alternative herbal therapies, such as Moringa leaves (Moringa oleifera), remain low due to a lack of processing knowledge. This community service aims to educate and train residents on processing Moringa leaves into an innovative pudding as a supportive herbal therapy to help control hypertension. The program was conducted on April 17, 2026, targeting adolescents, adults, and the elderly. The methods included problem surveys, pre-test evaluations, health education using leaflets and posters, educational video screenings, and hands-on Moringa leaf pudding distribution, followed by post-test evaluations. The evaluation showed a significant increase in public knowledge regarding hypertension management and herbal processing, with the average score rising by 32% from 60.66% (pre-test) to 92.66% (post-test). Respondents in the 'good' knowledge category increased drastically from 13.34% to 93.33%. The educational and training intervention effectively improved community knowledge and provided a practical, acceptable approach for utilizing local herbal resources to support blood pressure management.

 

Abstrak. Hipertensi tetap menjadi masalah kesehatan global dan nasional yang utama, dengan tren yang bergeser ke arah kelompok usia produktif. Di Desa Sungai Bakung RT 09, Kalimantan Selatan, prevalensi hipertensi tergolong tinggi, namun kesadaran masyarakat serta pemanfaatan terapi herbal alternatif, seperti daun kelor (Moringa oleifera), masih rendah karena kurangnya pengetahuan tentang cara pengolahannya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih warga dalam mengolah daun kelor menjadi puding inovatif sebagai terapi herbal penunjang untuk membantu mengontrol hipertensi. Program ini dilaksanakan pada tanggal 17 April 2026, dengan sasaran remaja, dewasa, dan lansia. Metode yang digunakan meliputi survei masalah, evaluasi pre-test, edukasi kesehatan menggunakan pamflet dan poster, pemutaran video edukatif, serta pembagian puding daun kelor secara langsung, yang dilanjutkan dengan evaluasi post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat terkait manajemen hipertensi dan pengolahan herbal, di mana skor rata-rata meningkat sebesar 32%, dari 60,66% (pre-test) menjadi 92,66% (post-test). Responden dalam kategori pengetahuan 'baik' meningkat drastis dari 13,34% menjadi 93,33%. Intervensi edukasi dan pelatihan ini efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat serta memberikan pendekatan praktis yang dapat diterima dalam memanfaatkan sumber daya herbal lokal untuk mendukung manajemen tekanan darah.

Keywords


Blood pressure; Community empowerment; Food innovation; Health education; Moringa oleifera; Non-pharmacological therapy

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.20261523
      

Article metrics

Read: 0 | Download: 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Amelia, L. N., Gama, N. I., & Prasetya, F. (2022). Efektivitas Antihipertensi Kombinasi Jus Mentimun (Cucumis sativus L.), Rebusan Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) dan Madu Kelulut Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Air Putih Samarinda. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 16, 25–32. https://doi.org/10.25026/mpc.v16i1.668

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Bahaya hipertensi mengintai anak muda Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.

Open Public Health Journal. (2024). Prevalence and risk factors of hypertension among young adults in Indonesia.

Awaluddin, & Sharafinas. (2026). HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA : LITERATURE REVIEW. JKA (Jurnal Keperawatan Abdurrab).

Aziza, W., Rizal, R., Natsir, R. M., & Collein, I. (2024). Eksplorasi penatalaksanaan farmakologi dan non farmakologi pada pasien hipertensi. Jurnal Kesehatan Terpadu, 15(2).

Zebua D, Sunarti, Harahap A, dkk. Rebusan Daun Kelor Berpengaruh terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 2021;3(2):355–364. Tersedia pada: Jurnal Penelitian Perawat Profesional


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Kunti Nastiti, Via Octaviani, Muhammad Febrian Noor, Mutiah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373