Pemberdayaan Kelompok Tenun Desa Manurung Melalui Pengelolaan Limbah, Pewarnaan Alami, dan Ecoprinting untuk Mendukung Keberlanjutan Usaha Tenun

Empowering the Manurung Village Weaving Group Through Waste Management, Natural Dyeing, and Ecoprinting to Support the Sustainability of Weaving Enterprises

Authors

  • Samsul Hadi Universitas lambung Mangkurat, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-9929-0623
  • Deni Setiawan Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-8447-1384
  • M.laily Qadry Sukamana Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Yusri Yusri Universitas Sari Mulia, Indonesia
  • Noor Rahmi Febriani [email protected], Indonesia
  • Nor Khadijah Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Nahdiati Ulfah Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Erika Indriani Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Nanda Hesti Rahmawati Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Renara Christia Talyeta Leyen Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia
  • Shada Maulida Universitas Lambung Mangkurat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.20261628

Keywords:

PKM, tenun, pengelolaan limbah, pewarnaan alami, ecoprinting

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok Tenun Mandiri (Mitra I) dan Generasi Tenun Pagatan (Mitra II) di Desa Manurung melalui pengelolaan limbah pewarnaan, pewarnaan alami, dan ecoprinting. Kegiatan dilaksanakan pada Mei-Agustus 2026 dengan melibatkan 40 peserta, masing-masing 20 orang dari kedua kelompok mitra. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi sebelum-sesudah berdasarkan kemampuan peserta melakukan keterampilan secara mandiri. Hasil menunjukkan jumlah anggota Mitra I yang terampil mengelola limbah meningkat dari 0 menjadi 4 orang, sedangkan indikator gabungan keterampilan pewarnaan alami dan ecoprinting meningkat dari 1 menjadi 4 orang. Sebagai indikator pendukung keberdayaan ekonomi, aset Mitra I meningkat 25,1% dan Mitra II 88,6%, sementara pendapatan Mitra I meningkat 69,0% dan Mitra II 61,8%. Data ekonomi tidak diatribusikan secara langsung pada tiga pelatihan tahun ketiga karena program juga mencakup intervensi produksi, pemasaran, hilirisasi, dan manajemen usaha. Kegiatan ini menunjukkan peningkatan kapasitas keterampilan mitra, namun dampak lingkungan belum dapat disimpulkan secara langsung karena volume limbah dan kualitas air limbah belum diukur secara kuantitatif.

 

Abstract. This community service program aimed to strengthen the capacity of the Tenun Mandiri group (Partner I) and Generasi Tenun Pagatan group (Partner II) in Manurung Village through yarn-dyeing waste management, natural dyeing, and ecoprinting. The activities were conducted from May to August 2026 and involved 40 participants, with 20 participants from each partner group. The program consisted of outreach, technical training, hands-on practice, mentoring, and pre-post evaluation based on participants' ability to perform the targeted skills independently. The results showed that the number of Partner I members skilled in waste management increased from 0 to 4, while the combined indicator for natural dyeing and ecoprinting increased from 1 to 4 members. As supporting indicators of economic empowerment, Partner I's assets increased by 25.1% and Partner II's by 88.6%, while income increased by 69.0% and 61.8%, respectively. These economic changes were not directly attributed to the three third-year training activities because the broader program also included production, marketing, product downstreaming, and business-management interventions. The program improved partner skill capacity; however, direct environmental impacts cannot yet be concluded because waste volume and wastewater quality were not quantitatively measured.

References

Abidin, Z., Nurmaulawati, R., Fadzilah, S., Gausuddin, M., Saputri, I., Harun, N., & Zakiyyahqurrotul’aini, Z. (2025). Edukasi eco-print dalam meningkatkan nilai produk batik yang ramah lingkungan. JOURNAL of Public Health Concerns, 5, 140–147. https://doi.org/10.56922/phc.v5i3.981

Artawan, P., Maryam, S., & Wiratma, I. (2026). Integrasi Etnokimia Bahan Pewarna Alami Tenun Songket Desa Kalianget Pada Pembelajaran Kimia Di Sma. CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science, 10, 100–113. https://doi.org/10.30743/cheds.v10i1.13631

Handayani, T., Ilmi, I., Anantama, A., Ramadhanti, A., Fauziah, A., Shefani, A., Diaz, O., Azwar, T., Syarafina, F., Wijaya, V., Febriyantari, A., Nasifa, S., Pebriansyah, M., & Wardi, L. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Produk Tenun Dalam Pengembangan Desa Wisata Kreatif Di Dusun Keloke Kabupaten Lombok Tengah. JURNAL PENGABDIAN MANDIRI, 5, 1333–1342.

Kurniawidi, D., Ardianto, T., Alaa, S., Alhadi, K., Dewi, D., S., R. R., & Rahayu, S. (2024). Pemanfaatan Daun Jati Dan Daun Mangga Sebagai Sumber Pewarna Alami Untuk Kain Pada Pengrajin Tenun Lombok Berbasis Green Teknologi. Jurnal Abdi Insani, 11, 490–497. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i1.1372

Nada, E., Qonita, N., & Sari, W. (2026). Pemberdayaan Pengrajin Tenun Troso Melalui Pengelolaan Limbah Cair Berbasis Fitoremediasi Sebagai Upaya Mendukung Produksi Tekstil Berkelanjutan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 10, 1720. https://doi.org/10.31764/jmm.v10i2.16197

Nasir, M., Azmin, N., Sandi, A., Sitaman, S., & Nehru, N. (2024). Pelatihan Pewarnaan Alami Untuk Pembuatan Kain Tenun Muna Pa’a Di Desa Ranggo Kabupaten Dompu. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3, 101–106. https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v3i2.1156

Peka, M., Likur, F., Balikh, R., Nurdin, N., Amsidi, M., & Muhammad, A. (2026). Pemanfatan Daun Kelor Sebagai Pewarna Alami Benang Tradisional Pada Kelompok Tenun. Journal of Community Empowerment, 5, 164. https://doi.org/10.31764/jce.v5i1.38526

Putri, A., & Kristi, J. (2020). Eksplorasi Eco Printing Daun Lanang Dan Pewarnaan Alam Kayu Tegeran Pada Kain Rayon Sebagai Potensi Material Fashion Sustainable. Gorga : Jurnal Seni Rupa, 9, 317. https://doi.org/10.24114/gr.v9i2.20271

Putri, C., Zamil, I., Novrita, S., & Martin Pradana, S. (2025). Studi Tentang Kain Tenun Songket Di Gallery Dolas Songket di Desa Lunto Timur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 15, 511. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v15i2.852

Risnawati, I., Purwanti, I., Prihandoyo, W., Hidayah, U., & Suryani, N. (2024). Tenun Manual: Solusi Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Desa Serage, Lombok Tengah. JCES | FKIP UMMat, 7, 136. https://doi.org/10.31764/jces.v7i1.21223

Riwu, Y., Bunga, M., Aman, D., Sinlae, Y., & Djo, R. (2025). Pemberdayaan Kelompok Perempuan Penenun dalam Pengembangan Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya. Abdimas Mandalika, 04, 311–319.

Silvia, Suyatmo, R., Oktariani, E., Wulansari, I., & Awidyadana, M. (2026). Penerapan Praktik Berkelanjutan Industri Batik: Edukasi Pewarna Alami Dan Pengolahan Limbah IKM Batik. Journal of Approriate Technology for Community Services, 7, 151–160. https://doi.org/10.20885/jattec.vol7.iss2.art7

Warsiyah, W., Mawardi, M., Rofi’I, A., & Fakhrurozi, M. (2025). Penerapan Teknologi Pengolah Limbah Batik Dan Kemandirian Ekonomi Disabilitas Batik Shiha Lampung. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 6, 1345–1358. https://doi.org/10.38048/jailcb.v6i4.6285

Widyasari Sudarmadji, P., Wabang, J., Hattu, E., Maria, D., & Ariawan, I. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Permukiman Kumuh Melalui Pengembangan Potensi Lokal Berbasis Teknologi Terapan. Gotong Royong, 2, 175–182. https://doi.org/10.63935/gr.v2i2.182

Ziantika, A., Kartika, M., Situmorang, D., Nabila, A., Agustiya, R., & Efrianto, E. (2026). Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Tenun Bumpak Leni Kampai Melalui Penguatan Produksi dan Pemasaran dalam Meningkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat. Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 60–66. https://doi.org/10.51178/cok.v6i1.3365

Downloads

Published

2026-09-20

How to Cite

Hadi, S., Setiawan, D., Sukamana, M. Q., Yusri, Y., Febriani, N. R., Khadijah, N., … Maulida, S. (2026). Pemberdayaan Kelompok Tenun Desa Manurung Melalui Pengelolaan Limbah, Pewarnaan Alami, dan Ecoprinting untuk Mendukung Keberlanjutan Usaha Tenun: Empowering the Manurung Village Weaving Group Through Waste Management, Natural Dyeing, and Ecoprinting to Support the Sustainability of Weaving Enterprises. Indonesia Berdaya, 7(4), 1019–1030. https://doi.org/10.47679/ib.20261628

Section

Articles

Citation Check