Edukasi bahaya resistensi bakteri akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional kepada masyarakat Desa Air Salobar

Authors

  • Melda Yunita Fakutas Kedokteran Universitas Pattimura, Indonesia
  • S Sukmawati Universitas Muhammadiyah Sorong, Indonesia https://orcid.org/0000-0003-0696-0400

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.202173

Keywords:

Edukasi, Resistensi Bakteri, Antibiotik, Penyuluhan, Education, Danger, resistance, Bacteria, Irrational Antibiotics

Abstract

Abstrak: Masalah  resistensi bakteri terhadap antibiotik  tidak  hanya terjadi  di  Indonesia tetapi  juga  secara global  dan  menjadi  satu  persoalan yang  cukup  rumit  dan  harus  segera diatasi   bersama-sama. Di masyarakat, kerap kali antibiotik dibeli tanpa penjelasan dan resep dokter. Masyarakat juga kerap membeli antibiotik dengan resep yang pernah diperoleh sebelumnya, bahkan langsung mengonsumsi antibiotik untuk penyakit ringan yang penanganannya tidak selalu membutuhkan antibiotik seperti demam, batuk dan pilek. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah memberikan edukasi mengenai bahaya resistensi bakteri akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional kepada masyarakat desa Air salobar kecamatan Nusaniwe Ambon. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah dengan memberikan materi mengenai bahaya resistensi bakteri akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional secara langsung. Hasil dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa masyarakat desa Air Salobar sangat antusias terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Hal tersebut ditandai dengan antusiasnya, warga dalam menerima materi edukasi. Selain itu, warga yang hadir dalam kegiatan ini aktif memberikan respon timbal balik terhadap pemateri dengan cara memberikan pertanyaan-pertanyaan mengenai penyebab dan efek dari resistensi bakteri terhadap antibiotik.

 

Abstract: Bacterial resistance issue does not only occur in Indonesia but also globally and becomes a quite complex problem and must be addressed together. Commonly, antibiotics are often purchased without a doctor’s explanation and prescription. People tend to buy antibiotics with prescriptions that have been obtained before, even directly consuming antibiotics for minor ailments whose treatment does not always require antibiotics such as fever, cough and cold. The purpose of this activity was to educate the community on the dangers of bacterial resistance due to irrational use of antibiotics to the community of Air Salobar Village, Nusaniwe district, Ambon. The method used was a lecture method by providing material on the dangers of bacterial resistance due to irrational use of antibiotics directly. The results showed that the residents of Air Salobar village are very enthusiastic about the community service activity carried out. This was indicated by the enthusiasm of the residents in receiving educational materials. Apart from that, the residents who attended this activity actively gave a reciprocal response to the presenters by asking questions about the causes and effects of bacterial resistance to antibiotics.

Author Biographies

Melda Yunita, Fakutas Kedokteran Universitas Pattimura

Fakutas Kedokteran Universitas Pattimura, Ambon Indonesia

S Sukmawati, Universitas Muhammadiyah Sorong

Universitas Muhammadiyah Sorong, Sorong Indonesia

References

Djawaria, D. P. A., Setiadi, A. A. P., & Setiawan, E. (2018). Pengembangan dan Validasi Kuesioner untuk Mengidentifi kasi Faktor Penyebab Perilaku Penggunaan Antibiotik tanpa Resep Dokter (Development and Validation of a Questionnaire to Identify Factors Attribute to the Behavior of Non-Prescription Antibiotic Used). Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 16(1), 107-114.

Farida, H., Herawati, H., Hapsari, M. M., Notoatmodjo, H., & Hardian, H. (2016). Penggunaan Antibiotik Secara Bijak Untuk Mengurangi Resistensi Antibiotik, Studi Intervensi di Bagian Kesehatan Anak RS Dr. Kariadi. Sari Pediatri, 10(1), 34-41.

Fernandez, B. A. M. (2013). Studi Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat–NTT. Calyptra, 2(2), 1-17.

Healthcare. (2001). Antibiotik Resistance: Emerging Risks and the Partnership Solution. Ontario: Ontario Healthcare.

KEMENKES RI. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2406/MENKES/PER/XII/2011. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Oh, A. L., Hassali, M. A., Al Haddad, M. S., Sulaiman, S. A. S., Shafie, A. A., & Awaisu, A. (2011). Public Knowledge and Attitudes towards Antibiotic Usage: A Cross-Sectional Study Among the General Public in the State of Penang. Malaysia: Journal of Infection in Developing Countries, 5 (5), 338 – 347.

Nur, M., & Mukhlis, H. (2020). Kualitas hidup ditinjau dari pengetahuan keluarga tentang perawatan lansia. Indonesia Berdaya, 1(1), 15-22.

Susanti, I., & Lestari, F. (2020). Teknologi pengolahan karbol dari limbah cair Serai wangi (cymbopogon nordus). Indonesia Berdaya, 1(1), 1-6.

Utami, I., & Hakimi, M. (2020). Hasil Pemeriksaan Laboratorik pada Ibu Preeklampsia dengan Risiko Terjadinya Severe Maternal Morbidity. Majalah Kesehatan Indonesia, 1(2), 39 - 43. Retrieved from https://ukinstitute.org/journals/1/makein/article/view/1208

Downloads

Published

2021-01-12

How to Cite

Yunita, M., & Sukmawati, S. (2021). Edukasi bahaya resistensi bakteri akibat penggunaan antibiotik yang tidak rasional kepada masyarakat Desa Air Salobar. Indonesia Berdaya, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.47679/ib.202173

Issue

Section

Articles

Citation Check