Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Bidan Terhadap Deteksi Dini Komplkasi Resiko Infeksi Torch pada Kehamilan

Authors

  • Nila Qurniasih Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung, Indonesia https://orcid.org/0000-0003-3448-3365
  • Inggit Primadevi Primadevi Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-6353-901X
  • Hikmah Ifayanti Ifayanti Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung, Indonesia
  • Iis Tri Utami Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-9448-5501
  • Nova Elok Mardliyana Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-6901-510X
  • Tiara Pratiwi Pratiwi Program Studi Sarjana Bidan, Fakultas Kesehatan STIK Khadijah, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-1045-1548
  • Taufik Jamaan Jamaan Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2022327

Keywords:

Pengetahuan, Infeksi, Deteksi, TORCH, Kehamilan

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi merupakan indikator derajat kesehatan Masyarakat. Data Supas tahun 2020, menunjukkan terjadi peningkatan angka kematian ibu dari 4.221 Kasus menjadi 4.627 kasus. sedangkan pada kematian bayi menunjukkan trend penurunan dari tahun per tahun. Angka kematian bayi tertinggi terjadi pada usia 0-28 hari yaitu 70,2% (20.266) yang dengan penyebab terbanyak BBLR 35,2%, asfiksia 27,4%, kelainan kongenital 11,4%, infeksi 3,4% dan lain-lain 22,5%. Penyakit infeksi dalam kehamilan seperti Toxoplasma, Rubela, Citomegalo Virus, dan herpes simplex, berkontribusi pada morbiditas dan mortalitas ibu dan neonates. Infeksi ini pada kehamilan dapat mengancam janin dan selanjutnya menjadi penyebab kelainan kongenital seperti, tuli, kebutaan, syndrome down, anomaly jantung, meningitis, keguguran dan kematian janin dalam rahim. Upaya pemerintah dalam menekan angka kematian neonatal akibat infeksi kongenital salah satunya adalah dengan pelayanan kesehatan janin dengan menjamin pelayanan kesehatan berkualitas oleh tenaga kesehatan yaitu dengan peningkatan pengetahuan. Studi Deskriptif Pengabdian Masyarakat melalui seminar terhadap peningkatan pengetahuan bidan terhadap infeksi TORCH dan Drown Syndrom kepada 23 Peserta, didapatkan hasil 52,2% belum mengetahui penyebaran TORCH, 52,2% belum mengetahui cara mendiagnosis, dan 56,5% tidak mengetahui tanda gejala spesifik. Simpulan dan saran peningkatan pengetahuan diperlukan untuk meningkatkan kualitas bidan dalam mendeteksi dini penyakit dan resiko penularan Infeksi TORCH dalam kehamilan.

Author Biographies

Nila Qurniasih, Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung

https://scholar.google.co.id/citations?user=c8iWyX8AAAAJ&hl=id&authuser=1

Inggit Primadevi Primadevi, Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung

https://scholar.google.com/citations?hl=id&user=OAT7NIwAAAAJ

Hikmah Ifayanti Ifayanti, Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung

https://scholar.google.com/citations?user=lPeYBfMAAAAJ&hl=en

Iis Tri Utami, Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung

https://scholar.google.com/citations?hl=id&user=xRE2o7YAAAAJ

Nova Elok Mardliyana, Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya

57762278100

Tiara Pratiwi Pratiwi, Program Studi Sarjana Bidan, Fakultas Kesehatan STIK Khadijah

https://scholar.google.com/citations?authuser=1&user=wsU330kAAAAJ

Taufik Jamaan Jamaan, Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Lampung

-

References

Abidin, A.,N.,(2014).Menghindari dan Mengatasi TORCH (Toxoplasma, Rubella, CMV). Gramedia: Jakarta

Azizah, N. et.,al, (2022). Penyakit dan Kelainan dalam Kehamilan. Yayasan Kita Menulis: Medan Sumatera Utara

Dewi, R. (2019). Kehamilan dengan Infeksi TORCH Pregnancy with Torch Infection. 3, 176–181.

Fitzpatrick D, Holmes NE, Hui L. (2022 ) A systematic review of maternal TORCH serology as a screen for suspected fetal infection. Prenat Diagn. Jan;42(1):87-96. doi: 10.1002/pd.6073.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). The Stategy and policy to involveproperty in Indonesia. In Germas (Vol. 2, Issue 2).

Juanda, I. 2013. TORCH (Toxo,Rubella, CMV, dan Herves) Akibat dan Solusinya. Bogor:Yayasan Aqua Treatment

Kenneson, A. and Cannon, M.J. (2007) Review and Meta-Analysis of the Epidemiology of Congenital Cytomegalovirus (CMV) Infection. Reviews in Medical Virology, 17, 253-276. http://dx.doi.org/10.1002/rmv.535

Mirzanie, K. 2009. Obgynacea Obstetri Pada Masa dan Ginekologi, kehamilan.Jakarta:Salemba Medika Yogyakarta: Tosca Enterprise

Lyon P, Laughin N., M. (2002). Obstetrics in family medicine [8]. In M. F. Koonce, Tommy (Ed.), Humana Press (3rd ed., Vol. 15, Issue 5). Humana Press. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/978-3-030-39888-0

Puspitasari, R.S., Sucihati F, P. M. . (2017). Gambaran Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Deteksi Dini TORCH Pada Kehamilan di Puskesmas Sedayu Bantul. Publikasi Alma Ata, 1–15.

Siregar, Yuniar. 2012. Gambaran Kejadian Toxoplasmosis di Yogayakarta. Jurnal Veteriner. Vol 12 No 2Tahun 2012.

Sahu.SK, et.,al.(2019) Seropravalence of TORCH Infection aKimong Pregnant woman, International jurnal Community Medicine and Public Health 6.5:2189

Sari, et.,al.(2022). Penyakit dan Kelainan Kehamilan.PT Global Eksklusif Teknologi:Padang Sumatera Batat.

Surpam RB.,et.,al (2006). Serological Study for touche infection in women .journal of Obstetric and genekologi,:India 56.1 41-43

Surya.i., Mulyana S., Pangkahila E., S. (2012). Infection in Pregnancy. Infection in Pregnancies, Cmv, 113–125. https://doi.org/10.1007/978-3-030-39888-0_14

Downloads

Published

2022-08-02

How to Cite

Qurniasih, N., Primadevi, I. P., Ifayanti, H. I., Utami, I. T., Mardliyana, N. E., Pratiwi, T. P., & Jamaan, T. J. (2022). Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Bidan Terhadap Deteksi Dini Komplkasi Resiko Infeksi Torch pada Kehamilan. Indonesia Berdaya, 3(4), 759–770. https://doi.org/10.47679/ib.2022327

Citation Check