(2) Rizqi Putri Nourma Budiarti
(3) Rachma Rizqina Mardhotillah
(4) Jauharotur Rihlah
(5) Rifka Putr Wardhani
*corresponding author
AbstractTelah terjadi peningkatan pentingnya penilaian proses sebagai akibat dari penekanan kurikulum 2013 pada pembelajaran berbasis aktivitas. Penilaian otentik diperlukan sebagai pengganti evaluasi berbasis pengujian, yang hanya mengukur kompetensi pengetahuan (mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil). Kurikulum 2013 menekankan pentingnya pengujian dunia nyata. Ini adalah penilaian lengkap yang melihat input, proses, dan hasil pembelajaran. Masalah dunia nyata, bukan masalah kelas, harus menjadi fokus evaluasi otentik. penerapan berbagai teknik dan standar holistik (kompetensi yang lengkap mencerminkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap). Penilaian yang benar tidak hanya berfokus pada seberapa banyak yang diketahui siswa, tetapi pada seberapa banyak yang dapat mereka lakukan. Penilaian otentik memerlukan guru yang berpengalaman dalam kesulitan yang dihadapi siswa di dunia nyata. Kurikulum baru tahun ini mengharuskan instruktur untuk menggunakan jenis penilaian baru, tetapi sebagian besar belum mengembangkannya. Penilaian kinerja, evaluasi produk, dan penilaian proyek adalah contoh penilaian otentik yang dimaksud. penilaian), evaluasi emosional, dan penilaian portofolio adalah contoh lebih lanjut dari penilaian otentik. Kompetensi pedagogik guru dapat ditingkatkan dengan kegiatan in-house training, yang dapat didasarkan pada fakta-fakta yang disajikan di atas mengenai keadaan guru. Untuk meningkatkan kemampuan instruktur dalam menyusun dan menyusun formulir penilaian otentik, seperti evaluasi kinerja, evaluasi produk, evaluasi proyek, evaluasi afektif dan evaluasi portofolio, tujuan dari latihan ini adalah untuk (penilaian portofolio).
Keywordspenilaian otentik; kegiatan belajar mengajar
|
DOIhttps://doi.org/10.47679/ib.2022306 |
Article metricsRead: 523 | Download: 377 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Amrullah, A. F., & Hum, S. (2021). Manajemen Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab. Prenada Media.
Deswita, D., Firdaus, E., Rochman, B. A., Barlian, U. C., & Sauri, S. (2021). Analisis Standar Proses Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Al-Azhar Syifa Budi Parahyangan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(1), 11–19.
Habibah, N. (2022). Pelaksanaan Penilaian Autentik Pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 36–42.
Hidayatullah, D. (2021). Penggunaan Media Belajar Online Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Daring dalam Menghadapi Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Elkatarie: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 4(2), 711–722.
Mahfudzah, M. (2021). Implementasi Penilaian Autentik Di Kurikulum 2013 Dalam Proses Pembelajaran Pada Masa New Normal Di Mts Nurul Islam Karangcempaka Bluto Sumenep. INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI MADURA.
Rulyansah, A. (2021). Integrasi Realistic Mathematics Education dan Multiple Intelligences pada Siswa Sekolah Dasar. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 5(1), 45–54.
Rulyansah, A. (2022). Pelatihan Pengembangan Soal HOTS dengan Memanfaatkan Quizizz untuk Guru Sekolah Dasar Pedesaan. Indonesia Berdaya, 3(1), 165–172.
Rulyansah, A., Asmarani, R., & Mariati, P. (2022). Peningkatan Creative Thinking melalui Creative Problem-Solving Berorientasi Multiple Intelligence: Kajian pada Bidang Matematika Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 109–115.
Rulyansah, A., Asmarani, R., Mariati, P., & Rahmawati, N. D. (2022). Kemampuan Guru Junior dalam Mengajarkan Proses Berpikir untuk Menyelesaikan Soal Cerita Sederhana: Studi pada Guru Matematika Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(1), 203–213.
Rulyansah, A., & Hasanah, U. (2018). Pengembangan Model Pembelajaran Tematik berdasarkan Brain based Learning. Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 40–57.
Rulyansah, A., & Hayukasari, D. N. (2018). Pengembangan Model Pembelajaran Role Playing berwawasan Kecerdasan Interpersonal pada Siswa Kelas II Semester Ganjil di SDN Ambulu I Sumberasih - Probolinggo Tahun Pelajaran 2017/2018. Pedagogy: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(1), 84–91.
Rulyansah, A., & Sholihati, M. (2018). Pengembangan Modul Berbasis Kecakapan Hidup pada Pelajaran Matematika Sekolah Dasar. MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology, 3(2), 194–211. https://doi.org/10.30651/must.v3i2.2088
Rulyansah, A., Wardana, L. A., & Hasanah, I. U. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up dengan Menggunakan Model STAD dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Materi Lingkungan Sekitar Kelas III SDI Darul Hidayah. Pedagogy: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1), 53–59.
Rulyansah, A., Wardana, L. A., & Sari, I. N. (2018). Idealisasi Ideologi Pancasila untuk Pencegahan Radikalisme melalui Aktivitas Bela Negara pada PK2MABA Universitas Panca Marga. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 3(12), 1680–1687.
Sari, D. C., Setiawan, A., Shiozaki, Y., Rajab, K., Yasid, A., Sham, F. M. D., bin Ali, A. H., Harun, M., Dorloh, S., & Yuldashev, A. A. (2021). The Internationalization Dynamics of Character Based Education Pandemic. Tamansiswa International Journal in Education and Science, 3(1), 1–8.
Silaban, S. (2021). Pengembangan program pengajaran. Yayasan Kita Menulis.
Wardana, L. A., & Rulyansah, A. (2019). Pengembangan Model Ruang Kelas Berbasis Tematik di Sekolah Dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 28(2), 125–134. https://doi.org/10.17977/um009v28i22019p125
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Afib Rulyansah, Rizqi Putri Nourma Budiarti, Rachma Rizqina Mardhotillah, Jauharotur Rihlah, Rifka Putr Wardhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









Download