Pelatihan Goal Setting Melalui Pohon Impian Untuk Meningkatkan Kebermaknaan Hidup Mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu

Authors

  • Annida Dahrul Program Studi Psikologi Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Rully Afrita Harlianty Program Studi Psikologi Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Eka Nurzanah Program Studi Akuntansi Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Riska Agi Sawitri Program Studi Akuntansi Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Hamid Mukhlis Program Studi Psikologi Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Rehan Dauly Putra Program Studi Psikologi Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Nuria Audrin Melani Program Studi Psikologi Fakultas Sosial dan Bisnis Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2023440

Keywords:

Goal setting, Pohon impian, Kebermaknaan hidup

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai wadah mahasiswa di Universitas Aisyah Pringsewu dalam menyampaikan emosi yang mereka rasakan baik yang dipengaruhi bidang akademik, sosial maupun lingkungan yang terealisasikan melalui pohon impian dimana setiap mahasiswa diberikan kebebasan dalam mengekspresikan emosi yang dirasakan. Diharapkan melalui kegiatan ini setiap mahasiswa dapat mencapai kebermaknaan hidup yang sesuai dengan masa perkembangannya melalui pelatihan goal setting. Sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang. Pelatihan goal setting bertujuan untuk mewujudkan dan mendorong kebermaknaan hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diberikan dengan metode praktek dan diskusi, dimana setiap mahasiswa menuliskan makna dan emosi yang mereka rasakan selanjutnya pohon impian menjadi wadah dimana mahasiswa dapat mengungkapkan emosi. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dapat diuraikan dalam indikator sebagai berikut: (1) Peserta dapat mengikuti dengan kondusif dari awal acara hingga akhir pelatihan goal setting, (2) Peserta mahasiswa dapat mengungkapkan emosi (3) Peserta terdorong untuk mewujudkan dan mendorong kebermaknaan hidup.

References

Afrilya, Z., & Widyarini, N. (2017). Efektivitas Intervensi Pelatihan Goal Setting Pada Warga Binaan Sosial (Wbs) Di Panti Sosial Bina Karya (Psbk) Pangudi Luhur Bekasi. Jurnal Psikologi, 8(2).

Cristina., M., J., S., dkk. (2012). Meaning in life and subjective well being: Is a satisfying life meaningful. Journal of Arts, Science & Commerce E-Issn 2229-4686

Chua, L. W., Milfont, T. L., & Jose, P. E. (2016). Coping skills help explain how future-oriented adolescents accrue greater well-being over time. Journal of Youth and Adolescence, 44(11), 2028–2041. doi: 10.1007/s109 64-014-0230-8

Fajarini, F., Khaerani N.,M, Kelekatan Aman, Religiusitas dan Kematangan emosi pada Remaja. Jurnal Psikologi Integratif, 2(1), 22-29

Falah, A. M. (2021). Kemampuan goal setting terhadap regulasi diri dalam belajar mahasiswa S1 yang bekerja (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang).

Farhan, Z. (2020). Goal setting sebagai variabel prediktor orientasi masa depan pada siswa SMP. JIPSI–Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(1), 17-24.

Hurlock, E. (2009). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga

Kleftaras., G., dan Psarra., E. (2012). Meaning in life, psychological well-being and depressive symptomatology: A comparative study. Journal of Psychology 2012. Vol.3, No.4, 337-345

Muawanah, L., Praktiko, H., (2012). Kematangan Emosi, Konsep diri dan Kenakalan Remaja. Jurnal Psikologi, 7(1), 490-500.

Paramitasari, Radhitia dan Alfian, Ilham Nur. (2012). Hubungan antara Kematangan Emosi dengan Kecenderungan Memaafkan pada Remaja Akhir. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan. Surabaya: Vol. 1, No. 02.

Pintrich, P. R. (2000). The role of goal orientation in self-regulated learning. In Handbook of self-regulation (pp. 451-502). Academic Press.

Rachmawati, Fema. (2013). Hubungan Kematangan Emosi dengan Konformitas pada Remaja. Jurnal Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta: hal 1-16

Seginer, R. (2009). Future orientation: Developmental and ecological perspectives. New York, NY: Springer

Utomo, R. H. R. P., & Meiyuntari, T. (2015). Kebermaknaan hidup, kestabilan emosi dan depresi. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 4(03).

Zakariyya, F., & Koentjoro, (2017). Pelatihan “Goal Setting” Untuk Meningkatkan Orientasi Masa Depan pada Siswa SMP. Jurnal Gama. 3(3), 136-149

Downloads

Published

2022-12-20

How to Cite

Dahrul, A., Harlianty, R. A., Nurzanah, E., Sawitri, R. A., Mukhlis, H., Putra, R. D., & Melani, N. A. (2022). Pelatihan Goal Setting Melalui Pohon Impian Untuk Meningkatkan Kebermaknaan Hidup Mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu. Indonesia Berdaya, 4(1), 335–340. https://doi.org/10.47679/ib.2023440

Issue

Section

Articles

Citation Check