Gerakan Masyarakat Melalui Senam Sehat Pencegahan Diabetes Melitus

Authors

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2023570

Keywords:

Diabetes Mellitus, Gerakan Masyarakat Sehat, Senam

Abstract

Diabetes Melitus (DM) ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat dari insufisiensi fungsi insulin. Peningkatan DM didasarkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, banyak mengkonsumsi makanan berlemak, kurangnya aktivitas fisik sehingga tidak terkontrolnya kadar glukosa darah. Senam diabetes merupakan aerobic low impact dan ritmic, bermanfaat menurunkan kadar glukosa darah dan mencegah kegemukan serta menekan terjadinya komplikasi. Untuk menggerakan masyarakat untuk hidup sehat dan aktif melakukan pencegahan DM melalui aktivitas senam. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober tahun 2022 dengan total peserta 63 orang, uasia dewasa muda sebanyak 4 orang (18%), usia dewasa tua sebanyak 43 orang (57%), lansia sebanyak 10 orang (25%). Jenis kelamin peserta terdapat 22 orang (36%) laki-laki, 41 orang perempua (74%). Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik sesuai dengan target. Kegiatan senam sehat bersama sangat disupport oleh Puskesmas Mokoau dan masyarakat yang berada diwilayah kerja Puskesmas Mokoau.

References

Association, A. D. (2018). 2. Classification and Diagnosis of Diabetes: Standards of Medical Care in Diabetes-2018. Diabetes Care, 41(Suppl 1), S13–S27. https://doi.org/10.2337/dc18-S002

Erniantin D, Martini, Udiyono A, S., & LD. (2018). Gambaran Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus pada Anggota Dan Non Anggota Komunitas Diabetes Di Puskesmas Ngrambe. Kesehatan Masyarakat, 6(1), 215–140.

Kemenkes. (2017). Jenis aktifitas fisik.

Kemenkes RI. (2021). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa. 11 Januari 2021. https://yankes.kemkes.go.id/view_unduhan/14/kmk-no-hk0107menkes6032020

Kurdanti W, K. T. (2018). Pengaruh durasi senam diabetes pada glukosa darah penderita diabetes mellitus tipe II. J Gizi Klin Indones [Internet]. UGM.

Pane, B. S. (2015). Peranan Olahraga Dalam Meningkatkan Kesehatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 21(79), 1–4.

Sari, N. P. W. P., & Artsanthia, J. (2018). Pengaruh Meditation Healing Exercise terhadap Tingkat Stres dan Kualitas Hidup Lansia Penderita Penyakit Kronis: Hipertensi dan Diabetes Mellitus (The Effect of Meditation Healing Exercise (MHE) on Stress Level and Quality of Life in Elderly who are Live with Chronic Illness In Bangkok and Surabaya).

Soelistijo, S. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. In Global Initiative for Asthma.

Tan B, Chung-Sien Ng, L. I. (2015). Exercise Prescription Guide. Exercise is Medicine Singapore. Changi General Hospital : Marshall Cavendish Editions, 2015. Marshall Cavendish Editions.

WHO. (2010). Global recommendations on physical activity for health. Switzerland: WHO Press.

Downloads

Published

2023-07-12

How to Cite

Saida, S., Haryati, H., Rangki, L., Mubarak, M., & Sukmadi, A. (2023). Gerakan Masyarakat Melalui Senam Sehat Pencegahan Diabetes Melitus. Indonesia Berdaya, 4(4), 1379–1384. https://doi.org/10.47679/ib.2023570

Issue

Section

Articles

Citation Check