Penyuluhan tentang diabetes melitus dan senam kaki diabetikum pada lansia

Authors

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2023594

Keywords:

Diabetes mellitus, Pengetahuan, Senam kaki, Lansia

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang disebabkan karena penurunan fungsi organ tubuh. Beberapa penyakit degeneratif yaitu hipertensi, jantung koroner, diabetes melitus, asam urat, dll. Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang menyebabkan hiperglikemia kronis, suatu kondisi patogenesis yang dapat mencakup kerusakan sekresi dan/atau kerja insulin. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan pada lansia khususnya masalah diabetes mellitus. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh lansia yang berada di Puskesmas gadingrejo yang berjumlah 18 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah, dan diskusi serta tanya jawab serta kegiatan senam kaki diabetikum. Hasil penyuluhan kegiatan didapatkan bahwa setalah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang diabetes mellitus dan juga senam kaki diabetikum didapatkan hasil pengetahuan lansia meningkat. Dengan demikian, pemberian penyuluhan kesehatan dengan metode klasikal dengan pemberian leaflet tentang diabetes mellitus dan cara pencegahannya dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari diabetes mellitus

References

Ardiansyah, Muhamad. (2012). Medikal bedah. Yogyakarta: Diva Press.

Blacks, M.J. & Hawk, H.J. (2014). Keperawatan Medikal Bedah:Manajemen Klinis Untuk Hasil Yang Diharapkan. (Edisi 8). Jakarta:Salemba Medika.

Hasdianah. (2014). Mengenal Diabetes Mellitus Pada Orang Dewasa Dan Anak Anak Dengan Solusi Herbal. Yogyakarta : Nuha Medika

International Diabetes Federation. (2017). One adult in ten will have diabetes by 2030. 5th edition. IDF: Diabetes Atlas.Diakses pada tanggal 4 Maret 2023 jam 14.00 WIB

Kim H. G. (2019). Cognitive dysfunctions in individuals with diabetes mellitus. Yeungnam University journal of medicine, 36(3), 183–191. https://doi.org/10.12701/yujm.2019.0025

Kurniali. (2013). Hidup Bersama Diabetes “Mengaktifkan Kekuatan Kecerdasan Ragawi Untuk Mengontrol Diabetes Dan Komplikasinya”. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo

Maulana Mirza. (2014). Diabetes Mellitus. Yogyakarta : Katahati

Misnadiarly. (2016). Diabetes Mellitus: Gengre, Ulcer, Infeksi, Mengenai Gejala, Menanggulangi Dan Mencegah Komplikasi. Jakarta : Pustaka Populer Obor

Notoadmodjo. (2012). Pengantar Pendidikan Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Ozougwu, J.C.; Obimba, K.C.; Belonwu, C.D.; Unakalamba, C.B. The pathogenesis and pathophysiology of type 1 and type 2 diabetes mellitus. J. Physiol. Pathophysiol. 2013, 4, 46–57

Riskesdas. (2013). Badan penelitian dan pengembangan kesehatan kementerian kesehatan ri. Jakarta.Diakses dari http://www.depkes.go.id/resources/ download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf

Downloads

Published

2023-08-08

How to Cite

Susanto, G., & Wahyudi, D. A. (2023). Penyuluhan tentang diabetes melitus dan senam kaki diabetikum pada lansia. Indonesia Berdaya, 4(4), 1517–1522. https://doi.org/10.47679/ib.2023594

Issue

Section

Articles

Citation Check