Penerapan Teknologi Irigasi Tetes Pada Tanaman Polybag Di Lahan Workshop Terpadu Sebagai Embrio Eduwisata Di Desa Pondoknongko Banyuwangi

Authors

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2023613

Keywords:

Irigasi Tetes, Tanaman Polybag, Embrio Eduwisata

Abstract

Salah satu usaha memacu pemulihan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberdayakan masyarakat melalui pendekatan berbagai sektor. Salah satunya adalah program ketahanan pangan yaitu inisiasi pemerintah untuk mendorong masyarakat agar mandiri memenuhi kebutuhan pangan terutama dalam penyediaan sayuran. Pemerintah Desa Pondoknongko turut menginisiasi program tersebut dengan memberikan bantuan berupa rak tanaman, polybag dan benih sayuran hortikultura dengan memanfaatkan pekarangan rumah warga. Awal program dijalankan, warga desa antusias merawat tanaman pada proses penyiraman maupun penanganan hama penyakit. Seiring berjalan waktu, warga desa mulai tidak konsisten karena proses penyiraman manual membutuhkan waktu lama dan kurangnya penguasaan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi menyebabkan warga desa tidak dapat menjalankan program ketahanan pangan, khususnya pada budidaya tanaman hortikultura secara berkelanjutan. Solusi yang dapat dilakukan adalah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui demostrasi dan penyuluhan penerapan teknologi tepat guna sistem irigasi tetes dengan tahapan yaitu: 1) koordinasi pelaksanaan kegiatan dengan mitra, 2) persiapan pelaksanaan, 3) penerapan sistem irigasi tetes, 4) hasil penerapan teknologi tepat guna sistem irigasi tetes. Keberhasilan program terlihat pada keaktifan pengelola lahan dan peserta sosialisasi sebanyak 30 orang. Hasil dari implementasi irigasi tetes menunjukkan berat tanaman seperti pada umumnya dengan usaha penyiraman yang lebih efektif dengan memanfaatkan sistem irigasi tetes dibandingkan dengan penyiraman secara manual.

Author Biography

Reni Nur Jannah, Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi)

References

Amisnaipa, A. D. Susila, R. Situmorang, dan D. W. Purnomo. (2009). Penentuan kebutuhan pupuk kalium untuk budidaya tomat menggunakan irigasi tetes dan mulsa polyethylene. J. Agron. Indonesia 37 (2):115-122.

Ekaputra, Fahmi., Supriyanta., Yudono P. 2016. Pengaruh Kombinasi Media dan Umur Pindah Tanam terhadap Pertumbuhan Awal Jarak Pagar (Jatropha Curcal L.) dalam Pembibitan Metode Cabutan. Vegetalika. Vol. 5 (1): 32-45.

Naiola, B. P. (2001). Pengaruh volume air, waktu penyiraman dan komponen gulma pada usahatani hortikultura hemat air tanaman pot berbasis embung di Nusa Tenggara Timur. Laporan Teknik proyek pengkajian dan pemanfaatan sumberdaya hayati, Puslit Botani-LIPI.

Tribowo, R. I. (2003). Pengembangan teknologi dan manajemen irigasi hemat air. Prosiding pemaparan hasil litbang IPT 2003, KIPT-LIPI Bandung, A-11.

Witman, Steven. (2021). Penerapan Metode Irigasi Tetes Guna Mendukung Efisiensi Penggunaan Air di Lahan Kering. Jurnal Triton. Vol, 12 No 1.

Wulandari, Etik., B. Guritno, A. Nurul. (2014). Pengaruh Kombinasi Jumlah Tanaman per Polybag Dan Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanam Mentimun. Jurnal Produksi Tanaman. Vol 2. No.6. 464-473.

Downloads

Published

2023-09-06

How to Cite

Jannah, R. N., Mukti, M., & Bahaduri Indraloka, A. (2023). Penerapan Teknologi Irigasi Tetes Pada Tanaman Polybag Di Lahan Workshop Terpadu Sebagai Embrio Eduwisata Di Desa Pondoknongko Banyuwangi. Indonesia Berdaya, 4(4), 1623–1632. https://doi.org/10.47679/ib.2023613

Issue

Section

Articles

Citation Check