Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Peran Ibu Hamil terhadap Optimalisasi Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di wilayah Pesisir Kecamatan Nambo Kota Kendari

(1) Sukurni Sukurni Mail (Prodi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari Indonesia, Indonesia)
(2) * Rahmawati Rahmawati Mail (Prodi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari Indonesia, Indonesia)
(3) Mubarak Mubarak Mail (Prodi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari Indonesia, Indonesia)
(4) Saida Saida Mail (Prodi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari Indonesia, Indonesia)
(5) Arfiyan Sukmadi Mail (Prodi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari Indonesia, Indonesia)
(6) Ida Mardhiah Afrini Mail (Prodi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari Indonesia, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah bayi diberi kesempatan memulai menyusu sendiri segera setelah lahir/dini, dengan membiarkan kontak kulit bayi dengan kulit ibu setidaknya satu jam atau lebih, sampai menyusu pertama selesai. Praktek IMD di Indonesia kurang dari 1 jam setelah bayi lahir hanya 34.5%. Kurangnya pengetahuan dari orang tua sehingga IMD masih jarang dipraktekkan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan  peran ibu hamil terhadap optimalisasi pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah memberikan edukasi pada ibu hamil tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD). PKM ini telah dilaksanakan oleh tim Dosen dan mahasiswa dari Prodi Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo di wilayah Pesisir Kecamatan Nambo Kota Kendari. Hasil PkM menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan ibu hamil pasca pemberian edukasi kesehatan.

Keywords


Ibu Hamil; Inisiasi Menyusu Dini; Pengetahuan

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.2024696
      

Article metrics

10.47679/ib.2024696 Abstract views : 59 | PDF views : 46

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Alebel, A., Tesma, C., Temesgen, B., Ferede, A., & Kibret, G. D. (2018). Exclusive breastfeeding practice in Ethiopia and its association with antenatal care and institutional delivery: a systematic review and meta-analysis. International Breastfeeding Journal, 13(1), 1–12.

Alifariki L.O, Kusnan, A., & Afrini, I. M. (2019). Penggunaan Kontrasepsi Hormonal dan Produksi Air Susu Ibu di Puskesmas Poasia. Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice"), 11(1), 91–96.

Arora, A., Manohar, N., Hayen, A., Bhole, S., Eastwood, J., Levy, S., & Scott, J. A. (2017). Determinants of breastfeeding initiation among mothers in Sydney, Australia: findings from a birth cohort study. International Breastfeeding Journal, 12(1), 1–10.

Downer, T., McMurray, A., & Young, J. (2020). The role of antenatal education in promoting maternal and family health literacy. International Journal of Childbirth.

Islam, F., Das Trisha, A., Hafsa, J. M., Hasan, A., Degen, G. H., & Ali, N. (2021). Occurrence of aflatoxin M1 in human breast milk in Bangladesh. Mycotoxin Research, 37(3), 241–248.

John, J. R., Mistry, S. K., Kebede, G., Manohar, N., & Arora, A. (2019). Determinants of early initiation of breastfeeding in Ethiopia: a population-based study using the 2016 demographic and health survey data. BMC Pregnancy and Childbirth, 19(1), 1–10.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021.

La Aga, E. (2019). Cakupan dan Determinan Pemberian ASI Eksklusif di Pemukiman Kumuh Dalam Perkotaan di Kecamatan Tallo Kota Makassar. Majalah Kesehatan FKUB, 6(1), 44–55.

Ndirangu, M. N., Gatimu, S. M., Mwinyi, H. M., & Kibiwott, D. C. (2018). Trends and factors associated with early initiation of breastfeeding in Namibia: analysis of the Demographic and Health Surveys 2000–2013. BMC Pregnancy and Childbirth, 18(1), 1–10.

Saputri, N. S., Spagnoletti, B. R. M., Morgan, A., Wilopo, S. A., Singh, A., McPake, B., Atun, R., Dewi, R. K., & Lee, J. T. (2020). Progress towards reducing sociodemographic disparities in breastfeeding outcomes in Indonesia: a trend analysis from 2002 to 2017. BMC Public Health, 20(1), 1–15.

Senanayake, P., O’Connor, E., & Ogbo, F. A. (2019). National and rural-urban prevalence and determinants of early initiation of breastfeeding in India. BMC Public Health, 19(1), 1–13.

Tariku, A., Alemu, K., Gizaw, Z., Muchie, K. F., Derso, T., Abebe, S. M., Yitayal, M., Fekadu, A., Ayele, T. A., & Alemayehu, G. A. (2017). Mothers’ education and ANC visit improved exclusive breastfeeding in Dabat Health and Demographic Surveillance System Site, northwest Ethiopia. PloS One, 12(6), e0179056.

Victora, C. G., Bahl, R., Barros, A. J. D., França, G. V. A., Horton, S., Krasevec, J., Murch, S., Sankar, M. J., Walker, N., & Rollins, N. C. (2016). Breastfeeding in the 21st century: epidemiology, mechanisms, and lifelong effect. The Lancet, 387(10017), 475–490.

World Health Organization. (2018). WHO & UNICEF: Early initiation of breast-feeding. 11 July 2018. https://pmnch.who.int/resources/publications/m/item/who-unicef-capture-the-moment---early-initiation-of-breastfeeding


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Sukurni, Rahmawati, Mubarak, Saida, Arfiyan Sukmadi, Ida Mardhiah Afrini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373
 
Email: jiberdaya@gmail.com