Edukasi gizi dan pencegahan anemia pada remaja

Authors

  • Hellen Febriyanti Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-9352-6316
  • Hetty Endang Suparni Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Yulinasari Yulinasari Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
  • Setyo Pratiwi universitas aisyah pringsewu, Indonesia
  • Ismiyati Ismiyati universitas aisyah pringsewu, Indonesia
  • M.Eka Rini universitas aisyah pringsewu, Indonesia
  • Prastiwi Prastiwi universitas aisyah pringsewu, Indonesia
  • Yuli Triyana universitas aisyah pringsewu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2024773

Keywords:

Edukasi, Remaja, Anemia

Abstract

Remaja merupakan transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang ditandai sejumlah perubahan biologis, kognitif, dan emosional. Perubahan biologis yaitu pertambahan tinggi badan, perubahan hormonal, dan kematangan seksual. Perubahan kognitif yang terjadi adalah meningkatnya berpikir abstrak, idealistis, dan logis. Perubahan sosio emosional meliputi tuntutan untuk mencapai kemandirian, konflik dengan orang tua dan keinginan untuk meluangkan waktu bersama teman sebaya. Oleh karena itu, masa remaja adalah masa yang lebih banyak membutuhkan zat gizi. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi adiksi Anemia pada remaja. Pelakasanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti remaja di desa podosari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui pemutaran video, ceramah, dan diskusi serta tanya jawab, dimana sebelum dan sesudah kegiatan siswa diberikan pretest dan posttest. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak terjadinya anemia bagi tubuh beserta bahayanya dan memberikan hasil peningkatan pengetahuan siswa tentang bahaya anemia. Pentingnya program pencegahan anemia yang dilakukan secara regular agar bisa menyadarkan dan mengingatkan kembali tentang pentingnya waspada tentang anemia

References

Almatsier, S. 2019. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Badriah, D.L. 2021. Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Bandung: PT Refika Aditama.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2018. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Laporan Nasional 2018, pp.1–384.

Cahya, D. 2019. Hubungan Antara Status Gizi Dengan Anemia Pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 3 Semarang. Online http://jurnl.unimus.ac.id/index.php/kedokteran/article/view/1298/1351. Diakses tanggal 26 Maret 2019. [4] Indartanti,

D.et al. 2019. Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Usia 12-14 Tahun. Skripsi. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran

Giannakopoulos, G, Chara Tzavara, Christine Dimitrakaki, Gerasimos Kolaitis, Vasiliki Rotsika and Yannis Tountas. (2010). Emotional, behavioural problems and cigarette smoking in adolescence: findings of a Greek cross-sectional study. BMC Public Health. https://doi.org/10.1186/1471-2458-10-57.

Hammado, N. (2019). Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan dan Pembentukan Karakter Manusia. Jurnal Kedokteran dan Farmasi, Volume 1 Nomor 1, 77-84.

Kemenkes, 2023. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2023 tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan Dan Informasi Kesehatan PadaKemasan Produk Tembakau, Jakarta: Kemenkes RI.

Who, 2018. Global Youth Tobacco Survey (GYTS): Indonesia report 2018, Availableathttp://www.searo.who.int/tobacco/documents/ino_gyts_repor_2018.p df.

Downloads

Published

2024-02-10

How to Cite

Febriyanti, H., Suparni, H. E., Yulinasari, Y., Pratiwi, S., Ismiyati, I., Rini, M., … Triyana, Y. (2024). Edukasi gizi dan pencegahan anemia pada remaja. Indonesia Berdaya, 5(2), 637–642. https://doi.org/10.47679/ib.2024773

Issue

Section

Articles

Citation Check