Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Broken Home Dalam Menjalani Perkuliahan di Universitas Hasanuddin

Authors

  • Fipin Desfita Ilmu komunikasi, Fisipol, Universitas Hasanuddin, Indonesia
  • Jeanny Jeanny Ilmu komunikasi, Fisipol, Universitas Hasanuddin, Indonesia
  • Farid Farid Ilmu komunikasi, Fisipol, Universitas Hasanuddin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2024852

Keywords:

Komunikasi Interpersonal, mahasiswa Broken home

Abstract

Komunikasi yang baik menjadi salah satu faktor terpenting yang dapat menghindari adanya permasalahan, kesalahpahaman, maupun konflik dengan oranglain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi interpersonal mahasiswa broken home dalam mengahadapi perkuliahan. Metode penelitian deskriptif menggunakan teori self disclousure dan teori SOR. Teknik pengumpulan data wawancara mendalam dan observasi dengan pihak yang mengalami broken home di Universitas Hasanuddin, dengan mewawancarai key informan dari mahasiswa broken home dari perceraian dan dosen psikologi Universitas Hasanuddin sebagai penguat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal mahasiswa broken home perceraian berjalan tidak baik bagi anaknya dengan tidak saling memberikan perhatian dan komunikasi yang tidak lancar. Dan dampak dari anak broken home memiliki dampak buruk dan ada juga yang positif, lain halnya dengan keluarga broken home yang bersifat negative komunikasi interpersonal tidak berjalan dengan baik sehingga dampak yang di timbulkan menjadi dampak yang buruk yang menyebabkan sang anak menjadi berperilaku menyimpang. Saran dari penelitian ini adalah dalam kondisi apapun dan se sibuk apapun orang tua harus tetap menyisikan waktu mereka untuk anaknya baik dengan berkomunikasi dan interaksi langsung maupun dengan menggunakan media telepon.

References

A.Supratiknya. (1995). Komunikasi Antar Pribadi. Tinjauan Psikolog. Yogyakarta: Kanislus.

Christopher, C. (2013). ikap Masyarakat Surabaya Dalam Menonton Video Klip Psy-gangnam Style Di Youtube. Doctoral dissertation, 288-289

Descanita Auliasari, Kecenderungan Cinderella Complex Pada Remaja Putri Yang Mengalami Broken Home, (Jurnal Psikoborneo, 6.2, 2018)

Devito, J. (1997). Komunikasi Antar Pribadi. Jakarta: Profesional Book dan interpersonal book.

Effendy, O. U. (2003). Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti .

Hasanah, U. (2020). Pengaruh Perceraian Orangtua Bagi Psikologis Anak. AGENDA: Jurnal Analisis Gender Dan Agama, 2(1), 18.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supratiknya. (2016). Komunikasi Antarpribadi Tinjauan Psikologis . Yogyakarta: Kanasius.

Suryanto, K. S. (2012). Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial . Pengaruh Keterbukaan Diri Terhadap Penerimaan Sosial pada Anggota Komunitas Backpacker Indonesia, 118.

Taylor, S. E. (2009). Psikologi Sosial Edisi Kedua Belas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Widjaja, A. (2002). Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Widjaja, W. (1987). Ilmu Pengantar Studi. Palembang: Rineka Cipta.

Downloads

Published

2024-07-28

How to Cite

Desfita, F., Jeanny, J., & Farid, F. (2024). Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Broken Home Dalam Menjalani Perkuliahan di Universitas Hasanuddin. Indonesia Berdaya, 5(3), 1013–1018. https://doi.org/10.47679/ib.2024852

Issue

Section

Articles

Citation Check