Gambaran Pengetahuan dan Sikap terhadap Minuman Manis pada Usia Dewasa Muda di Kepulauan Riau

Authors

  • Amalina Rizma Program Studi Sarjana Gizi, Institut Kesehatan Mitra Bunda, Batam, Indonesia
  • Herviana Herviana Program Studi Sarjana Gizi, Institut Kesehatan Mitra Bunda, Batam, Indonesia
  • Citra Dewi Anggraini Program Studi Sarjana Gizi, Institut Kesehatan Mitra Bunda, Batam, Indonesia
  • Savitri Gemini Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners, Institut Kesehatan Mitra Bunda, Batam, Indonesia
  • Haqqelni Nur Rosyidah Program Studi Sarjana Gizi, Institut Kesehatan Mitra Bunda, Batam, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2024871

Keywords:

Pengetahuan, Sikap, Minuman Manis, Usia Dewasa Muda

Abstract

Minuman manis merupakan minuman yang mengandung gula atau bahan pemanis berkalori yang dapat meningkatkan risiko penyakit Diabetes Melitus (DM) tipe II jika dikonsumsi berlebihan. Proporsi kebiasaan konsumsi minuman manis sebanyak 1 – 6 kali per minggu paling banyak pada kelompok usia 19 – 29 tahun (>40%) dan Kepulauan Riau termasuk dalam peringkat kedua frekuensi terbanyak setelah Bangka Belitung di wilayah barat Indonesia. Kebiasaan konsumsi minuman manis dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap seseorang terhadap minuman manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap terhadap konsumsi minuman manis pada kelompok usia dewasa muda di Kepulauan Riau. Jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 158 orang yang berusia 19-29 tahun dan berdomisili di Provinsi Kepulauan Riau. Pengumpulan data pengetahuan dan sikap terhadap minuman manis diperoleh menggunakan kuesioner dan diolah menggunakan analisis univariat. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 147 orang (93%) dan sebagian besar responden memiliki sikap positif (53,2%) terhadap minuman manis. Kelompok usia dewasa muda seharusnya dapat mempertimbangkan jumlah gula dan kalori yang terkandung dalam minuman manis agar dapat mencegah terjadinya penyakit tidak menular.

References

Alothmani, N. M., & Almoraie, N. M. (2023). Understanding the Knowledge, Attitudes, and Practices Concerning Sugar-Sweetened Beverages and Beverage Taxation among Saudi University Students. Nutrients, 15(19), 4151. https://doi.org/10.3390/NU15194151/S1

Cheah, K.J. and Chua, P.L., 2023. Knowledge, Attitude, and Practice of Sugar-Sweetened Beverage (SSB) Among University Students in Klang Valley, Malaysia. Malaysian Journal of Medicine & Health Sciences, 19(6).

Guasch-Ferré, M., & Hu, F. B. (2019). Are Fruit Juices Just as Unhealthy as Sugar-Sweetened Beverages? JAMA Network Open, 2(5), e193109–e193109. https://doi.org/10.1001/JAMANETWORKOPEN.2019.3109

Haning, M.T., Arundhana, A.I. and Muqni, A.D., 2016. The government policy related to sugar-sweetened beverages in Indonesia. Indian journal of community health, 28(3), pp.222-227.

Jayanti, A.K., Sufyan, D.L., Puspita, I.D. and Puspareni, L.D., 2021. Hubungan Konsumsi Sugar-Sweetened Beverages dan Pemesanan Makanan Online dengan Kadar Glukosa Darah Pekerja 25-44 Tahun di Perumahan Kasuari, Cikarang. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 5(2), pp.221-230.

Kamil, F., Prabandari, S., Aniq Barlian, A., Harapan Bersama, P., Tegal, K., & Tengah, J. (2021). Pengaruh Penggunaan Aspartam Sebagai Pemanis Terhadap Uji Sifat Fisik Tablet Effervescent Kombinasi Ekstrak Daun Sirsak (Annona Muricatal L.) Dan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi). Jurnal Ilmiah Farmasi, 2.

Kemenkes. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2013 Tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, Dan Lemak Serta Pesan Kesehatan Untuk Pangan Olahan Dan Pangan Siap Saji.

Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khawaja, A. H., Qassim, S., Hassan, N. A., & Arafa, E. S. A. (2019). Added sugar: Nutritional knowledge and consumption pattern of a principal driver of obesity and diabetes among undergraduates in UAE. Diabetes & Metabolic Syndrome: Clinical Research & Reviews, 13(4), 2579–2584. https://doi.org/10.1016/J.DSX.2019.06.031

Masri, E., Nasution, N. S., & Ahriyasna, R. (2022). Literasi Gizi dan Konsumsi Gula, Garam, Lemak pada Remaja di Kota Padang. Jurnal Kesehatan, 10(1), 23–30. https://jurkes.polije.ac.id

Setyanurlia, A. R., & Sumarmi, S. (2024). The Correlation Between Knowlegde and Attitude towards Sugar-Sweetened Beverages (SSB) Consumption among Women Productive Age. Media Gizi Kesmas, 13(1), 67–74. https://doi.org/10.20473/MGK.V13I1.2024.67-74

Teng, N. I. M. F., Juliana, N., Izlin, N. L., & Semaon, N. Z. (2020). Knowledge, Attitude and Practices of Sugar-Sweetened Beverages: A Cross-Sectional Study among Adolescents in Selangor, Malaysia. Nutrients, 12(12), 1–13. https://doi.org/10.3390/NU12123617

Veronica, M. T., Malkan, I., Ilmi, B., Fakultas, ), & Kesehatan, I. (2020). Minuman Kekinian Di Kalangan Mahasiswa Depok dan Jakarta. Indonesian Journal of Health Development, 2(2), 83–91. https://doi.org/10.52021/IJHD.V2I2.48

World Health Organization. Taxes on Sugary Drinks: Why Do It? World Health Organization. 2017. Available online: https://apps.who.int/iris/handle/10665/260253 (accessed on 4 July 2024).

Zaenurrohmah, D. H. and Rachmayanti, R. D. (2017) “Relationship Between Knowledge and Hypertension History with Blood Pressure Control in Elderly,” Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(2), p. 174. doi: 10.20473/jbe.v5i22017.174-184

Downloads

Published

2024-07-18

How to Cite

Rizma, A., Herviana, H., Anggraini, C. D., Gemini, S., & Rosyidah, H. N. (2024). Gambaran Pengetahuan dan Sikap terhadap Minuman Manis pada Usia Dewasa Muda di Kepulauan Riau. Indonesia Berdaya, 5(3), 947–952. https://doi.org/10.47679/ib.2024871

Issue

Section

Articles

Citation Check