Pengaruh Konseling KB IUD Terhadap Sikap dan Minat Calon Akseptor KB di Puskesmas Melai Kecamatan Murhum Kota Bau-Bau

Authors

  • Zulhaedah Zulhaedah Fakultas Keperawatan, Ilmu Kebidanan, Universitas Indonesia Timur, Indonesia
  • Ismawati Ismawati Fakultas Keperawatan, Ilmu Kebidanan, Universitas Indonesia Timur, Indonesia
  • Astuti Astuti Fakultas Keperawatan, Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia Timur, Indonesia
  • Nilam Fitriani Dai Fakultas Keperawatan, Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2024886

Keywords:

Sikap, Minat, Konseling, IUD

Abstract

Mengatur jarak kehamilan dapat mencegah angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Anjuran BKKBN agar pasangan usia subur menunda kehamilan selama masa pandemi covid 19. Hamil di masa pandemi juga dinilai berisiko karena banyak fasilitas kesehatan dipenuhi oleh pasien Covid-19 sehingga bisa menimbulkan kecemasan berlebihan pada ibu. Kurangnya minat ibu untuk menggunakan kontrasepsi IUD di pengaruhi oleh beberapa faktor antara lain tingkat pengetahuan dan sikap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling KB IUD terhadap Sikap dan Minat calon akseptor KB di Puskesmas Melai Kecamatan Murhum Kota Bau Bau. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi experimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu Nifas di Puskesmas Melai Kecamatan Murhum Kota Bau Bau sebanyak 55 Orang. Jumlah sampel sebanyak 51 orang dengan Teknik pngambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan uji statistik menggunakan uji Nonparametric Wilcoxon Test. Hasil uji Wilcoxon Rank Test diperoleh Sikap dengan nilai p-value sebesar 0,000  dan minat nilai p-value sebesar 0,000 (kurang dari 0,05) artinya ada pengaruh pemberian konseling KB IUD terhadap peningkatan Sikap dan minat calon akseptor KB di Puskesmas Melai Kecamatan Murhum Kota Bau Bau. Diharapkan kepada ibu yang telah memiliki Sikap positif agar kiranya menggunakan KB IUD untuk menekan kehamilan dan persalinan sebagai upaya penurunan kematian ibu dan bayi. Serta diharapkan keluarga ibu terutama suami untuk selalu memberikan dukungan dan motivasi agar semakin menguatkan minatnya untuk menggunakan KB IUD.

References

BKKBN. 2020. Arah Program Bangga Kencana 2020-2024. Bidang Pengendalian Penduduk

Inggit Pratiwi, Ulfa Fadilla. 2019. Keterkaitan Informasi Kb Iud Terhadap Akseptor KB Dalam Memilih Kontrasepsi IUD. STIKes Bina Cipta Husada Purwokerto

Ina Kuswanti, Galuh Kartika Sari. 2018. Hubungan Dukungan Suami Dengan Keikutsertaan Ibu Dalam Mengikuti Program KB IUD. Stikes Yogyakarta

Ida Rafidah dan Arief Wibowo. 2012. Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Kepatuhan Akseptor Melakukan KB Suntik. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, Volume 1 Nomor 1, Agustus 2012 : 72-78

Kemenkes RI. 2020. Panduan Pelayanan Keluarga Berencana Dan Kesehatan Reproduksi Dalam Situasi Pandemi Covid 19.

Mardiana Ahmad, Hadi Pajarianto. 2012. Komunikasi dalam Praktik Kebidanan. Makassar: Pustaka refleksi

Novita Eka Kusuma Wardani,dkk. 2019. Pengaruh Konseling Terhadap Pengetahuan dan Sikap Calon Akseptor KB dalam Pemilihan AKDR Post Plasenta. Jurnal Pamator. Volume 12 No. 1, April 2019 Hlm. 1 – 4

Notoatmodjo Soekidjo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Penerbit Rineka Cipta.

Notoatmodjo Soekidjo. 2007. Kesehatan Masyarakat ilmu dan seni. Penerbit Rineka Cipta

Pratiwi, I. N. (2014). Hubungan Antara Resiliensi dan Stress dengan Kejadian Vaginosis Bakterial pada Wanita Usia Subur di Pesisir Pantai Ampenan Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat. Universitas Gadjah Mada.

Rahayu, dkk. 2015. Pengaruh Konseling Keluarga Berencana terhadap Tingkat Pengetahuan dan Minat Menjadi Akseptor Keluarga Berencana Pasca Persalinan di Puskesmas Mlati II Yogyakarta. Yogyakarta: Unisa

Downloads

Published

2024-08-09

How to Cite

Zulhaedah, Z., Ismawati, I., Astuti, A., & Dai, N. F. (2024). Pengaruh Konseling KB IUD Terhadap Sikap dan Minat Calon Akseptor KB di Puskesmas Melai Kecamatan Murhum Kota Bau-Bau. Indonesia Berdaya, 5(3), 1065–1074. https://doi.org/10.47679/ib.2024886

Issue

Section

Articles

Citation Check