Pendampingan Kader Melalui Penerapan Teknologi PESO (Pencegahan Stunting Operasional) Dan Pemanfaatan Tanaman Lokal Dalam Upaya Penurunan Stunting
DOI:
https://doi.org/10.47679/ib.2024942Keywords:
Danda_Jaya, Nanas, PESOAbstract
Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Asia Tenggara khususnya Indonesia prevalensi stunting pada anak masih cukup tinggi dibandingkan negara-negara tenggara lainnya. Kalimantan Selatan juga termasuk dalam wilayah yang menjadi fokus utama dalam pengendalian stunting. Berdasarkan Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2019, angka prevalensi stunting nasional diperoleh sebesar 27,7%. Sementara itu, angka prevalensi stunting Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 31,75%, yang menandakan bahwa Kalimantan Selatan dapat dikatakan sebagai wilayah kronis. Pada tahun 2022 angka prevalensi stunting tertinggi antar kabupaten/kota di Kalimantan Selatan adalah Kabupaten Barito Kuala. Kabupaten Barito Kuala mengalami stunting dengan prevalensi stunting mencapai 33,6%. Kabupaten Barito Kuala adalah sebuah wilayah kabupaten yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Ibu kotanya adalah Marabahan dengan luas wilayah 2.996,46 km² dan jumlah penduduk sebanyak 318.044 jiwa, Sensus Penduduk Indonesia 2022. Untuk mendeteksi dan mencegah terjadinya stunting, diperlukan kerjasama dari berbagai stakeholder, terutama yang berkaitan dengan gizi dan kesehatan anak Kader Kesehatan dan perangkat desa sebagai orang yang juga dekat dengan masyarakat dan merupakan perpanjangan tangan petugas kesehatan dalam hal menangani masalah kesehatan yang terdapat di masyarakat bisa sangat strategis untuk dijadikan sebagai pihak yang bisa membantu mengatasi masalah stunting sesuai dengan kapasitasnya. Salah satu kader kesehatan yang aktif dalam kegiatan Batola adalah kader Kesehatan Dagusibu Batola. Tujuan dari PkM ini adalah untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampiran kader pencegahan dan deteksi dini stunting melalui teknologi PESO (2) Memberikan pelatihan dalam pembuatan produk inovasi tanaman lokal nanas sebagai biskuit sehat pencegah stuntin dan (3) memberikan pemasukan kas kader melalui inovasi biskuit sehat berlabel halal.
References
Alawiyah, T., Yuwindry, I. and Nurhayati, N. (2023) ‘Pelatihan Pembuatan Filtrasi Sederhana Karang Taruna Miftahul Jannah Dalam Membangun Kesehatan Lingkungan Sungai’, Indonesia Berdaya, (September), pp. 1–6. Available at: https://ukinstitute.org/journals/ib/article/view/614.
Antun Rahmadi (2022) ‘Intervensi Kepada Kader Dan Perangkat Desa Sebagai Agen Pencegahan Stunting Di Desa Setia Negara Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan’, Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), pp. 139–146. doi: 10.55784/jompaabdi.v1i2.139.
Apriliawan, H. et al. (2022) ‘Pengolahan Jus Wortel-Nanas Upaya Peningkatan Gizi Keluargadengan Konsep Zero Waste’, Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), pp. 92–97. Available at: https://scholar.googleusercontent.com/scholar?q=cache:cGEiPax0cQIJ:scholar.google.com/&hl=id&as_sdt=0,5.
Ayu, Niken dkk, 2021 (2021) ‘Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dalam Pemberian Gizi Seimbang Dengan Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita’, Jurnal Keperawatan, 14, pp. 27–38.
Dalam, M. et al. (2022) ‘Bupati barito kuala provinsi kalimantan selatan’.
Fitriani, F. and Darmawi, D. (2022) ‘Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya’, Jurnal Biology Education, 10(1), pp. 23–32. doi: 10.32672/jbe.v10i1.4114.
Kemenkes, R. (2019) ‘Ssgbi 2019’, Kemenkes RI, pp. 1–150. Available at: https://cegahstunting.id/unduhan/publikasi-data/.
Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (2017) ‘Buku saku desa dalam penanganan stunting’, Buku Saku Desa Dalam Penanganan Stunting, p. 42.
Kementerian Kesehatan RI (2022) ‘Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022’, Kemenkes, pp. 1–150.
Khairina, N. et al. (2023) ‘Aktivitas Ekstrak Bonggol Nanas (Ananas Comosus L. Merr) Sebagai Agen Antibakteri Terhadap Bakteri Streptococcus Mutans’, An-Nadaa Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), p. 27. doi: 10.31602/ann.v10i1.8768.
Malisa, A. (2024) ‘Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Tangguh, Vol. 3, No. 1. Februari 2024’, 3(1), pp. 13–19.
Pamekas, T., Nela Zahara and Lisbet Sinaga (2023) ‘Akselerasi Hasil Penelitian dan Optimalisasi Tata Ruang Agraria untuk Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan’, Jurnal Nasional UNS, 7(1), pp. 1175–1184.
Pratama, A. R. (2011) ‘Pengaruh tingkat pendidikan , tingkat pendapatan, pengetahuan ibu, sikap dan perilaku ibu terhadap status gizi balita di kecamatan kesamben kabupaten jombang’, Jurnal Mahasiswa Unesa, pp. 252–259.
Rimayanti, R. et al. (2023) ‘Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) secara Online oleh Halal Center Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin’, Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), pp. 70–80. doi: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.70-80.
Saleh, S. N. H. et al. (2021) ‘Edukasi Pemanfaatan Hasil Olahan Buah Nanas Bagi Mahasiswi Usia Subur di Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika’, Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 2(3), pp. 52–56. doi: 10.37385/ceej.v2i3.297.
Sutrio, S., Muliani, U. and Novika, Y. (2021) ‘Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Deteksi Dini Kejadian Stunting di Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran’, Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 1(2), pp. 427–434. doi: 10.54082/jamsi.143.
Wiji, R. N. et al. (2023) ‘Nutrition Knowledge, Caring Capacity, and Pregnancy Spacing to Toddler’s Nutritional Status at Posyandu Lancang Kuning, Tuah Karya, Pekanbaru, Riau’, Amerta Nutrition, 7(3), pp. 384–389. doi: 10.20473/amnt.v7i3.2023.384-389.
Yuwindry, I. (2020) ‘Pemberdayaan Masyarakat Peso (Pintar Efek Samping Obat) Dalam Upaya Penerapan Farmakovigilans Di Masyarakat Dengan Menggunakan Media Video Edukasi’, Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati, 3(2), pp. 31–42.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright and License Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal. Please also carefully read BIB's Posting Your Article Policy at https://www.ukinstitute.org/journals/ib/about/editorialPolicies#custom-3
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities tacitly or explicitly of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
Copyright
Authors who publish with Journal of Indonesia Berdaya agrees to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Licensing for Data Publication
Journal of Indonesia Berdaya use a variety of waivers and licenses, that are specifically designed for and appropriate for the treatment of data:
- Open Data Commons Attribution License, http://www.opendatacommons.org/licenses/by/1.0/ (default)
- Creative Commons CC-Zero Waiver, http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/
- Open Data Commons Public Domain Dedication and Licence, http://www.opendatacommons.org/licenses/pddl/1-0/
Other data publishing licenses may be allowed as exceptions (subject to approval by the editor on a case-by-case basis) and should be justified with a written statement from the author, which will be published with the article.

Journal of Indonesia Berdaya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.