Pemanfaatan Singkong dengan Teknologi Zero Waste dalam Pengembangan Produk Kuliner/Oleh-Oleh untuk Mendukung Kawasan Wisata di Kalurahan Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo

Authors

  • Yunda Maymanah Rahmadewi Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia http://orcid.org/0000-0003-3277-1240
  • Cita Eri Ayuningtyas Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia
  • Susiant Susiant Politeknik “API” Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47679/ib.2024964

Keywords:

community empowerment, cassava, zero-waste, digital marketing, local economy

Abstract

Banjarharjo Village in Kulon Progo Regency has significant potential for cassava production; however, most of the harvest is sold in raw form, resulting in low economic value. This program aims to enhance the economic welfare of the community through cassava processing using a zero-waste approach, food safety training, and digital marketing. The zero-waste approach maximizes cassava utilization, including its waste, by processing it into flour and other food products such as cakes and chips. This program involved training women’s groups to improve their skills in food processing and product marketing. The program results demonstrated significant increases in participants' knowledge and skills, which were translated into high-value cassava-based products. This local product development contributes not only to the community's economy but also supports village tourism through unique cassava-based souvenirs.

Abstrak. Desa Banjarharjo di Kabupaten Kulon Progo memiliki potensi besar dalam produksi singkong, namun mayoritas hasil panennya dijual dalam bentuk mentah sehingga nilai ekonominya rendah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pengolahan singkong dengan pendekatan zero-waste, pelatihan keamanan pangan, dan pemasaran digital. Pendekatan zero-waste digunakan untuk memaksimalkan pemanfaatan singkong, termasuk limbahnya, dengan mengolahnya menjadi tepung dan produk pangan lainnya seperti kue dan keripik. Program ini melibatkan pelatihan bagi kelompok perempuan untuk meningkatkan keterampilan pengolahan pangan dan pemasaran produk. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk produk olahan singkong bernilai jual tinggi. Pengembangan produk lokal ini tidak hanya berkontribusi terhadap ekonomi masyarakat tetapi juga mendukung pariwisata desa melalui produk oleh-oleh khas berbasis singkong.

Author Biographies

Yunda Maymanah Rahmadewi, Universitas Ahmad Dahlan

Program Studi Bisnis Jasa Makanan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Cita Eri Ayuningtyas, Universitas Ahmad Dahlan

Program Studi Bisnis Jasa Makanan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Susiant Susiant, Politeknik “API” Yogyakarta

Program Studi Bina Wisata

References

Anwar, S. S., & Qomaruddin. (2021). Peningkatan ekonomi masyarakat melalui inovasi produk olahan singkong. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 125-134.

Ayuningtyas, C. E., Rahmadewi, Y. M., Budiantoro, A., & Ridha, M. R. (2021). Pemanfaatan ikan nila sebagai produk kuliner khas ekowisata Bendhung Lepen Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung, 1, 65-74.

Effendi, N., Handayani, S., Amran, F. D., & Amin, A. (2023). Pemberdayaan kelompok karangtaruna melalui diversifikasi produk olahan singkong. I-Com Indonesian Community Journal, 3(4), 1828-1838. https://doi.org/10.33379/icom.v3i4.3454

Hodijah, S., Parmadi, Hastuti, D., Mustika, C., & Syafi’i. (2021). Pemberdayaan perempuan melalui peningkatan agroindustri kecil olahan ubi jalar (Studi Desa Renah Alai Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin). Studium: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), September-Desember. https://doi.org/10.53867/JPM.v1i2.24

Kenlarasati, A., Khairunisa, V. L., Nirmalasari, S., & Abadi, M. T. (2023). Pengembangan produk kuliner lokal untuk meningkatkan pariwisata daerah (Studi Kasus Produk Kuliner Lokal di Wonobodro). JNB: Jurnal Nusantara Berbakti, 1(3), 46-55. https://doi.org/10.59024/jnb.v1i3.159

Maghfiroh, K., & Nuswardhani, R. R. S. K. (2019). Diversifikasi pengolahan singkong untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. TEKNOLOGI PANGAN: Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, 10(2), 101-108. https://doi.org/10.35891/tp.v10i2.1647

Maksum, T. S., Mursyidah, A., & Blongkod, F. R. (2024). Pemanfaatan limbah kulit pisang menjadi cemilan sehat tinggi serat sebagai solusi zero waste. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(7), July 2024.

Nugroho, D. Y., & Triyono, J. (2024). Strategi pengembangan inovasi produk lokal makanan tiwul dalam peningkatan daya tarik wisata Kabupaten Gunung Kidul. Journal of Management and Digital Business, 4(2), 175-186.

Pramestari, D., Henni, & Wijaya, H. (2023). Rekayasa sistem produksi berkelanjutan pada agroindustri tapioka. IKRAITH-TEKNOLOGI, 7(3), November 2023.

Rahmadewi, Y. M., & Sabila, S. (2019). Pengembangan cookies non terigu dari campuran tepung beras, tepung tapioka, dan tepung maizena. Journal of Food and Culinary, 2(1), 1-10.

Rahmadewi, Y. M., Wijayanti, H., & Nurrochmah, S. (2023). Penilaian tekstur, tingkat kesukaan, dan analisis usaha kastengel dengan substitusi tepung garut (Maranta arundinacea). Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 8(1), 5997-6006.

Downloads

Published

2024-10-22

How to Cite

Rahmadewi, Y. M., Ayuningtyas, C. E., & Susiant, S. (2024). Pemanfaatan Singkong dengan Teknologi Zero Waste dalam Pengembangan Produk Kuliner/Oleh-Oleh untuk Mendukung Kawasan Wisata di Kalurahan Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo. Indonesia Berdaya, 5(4), 1433–1440. https://doi.org/10.47679/ib.2024964

Issue

Section

Articles

Citation Check