(2) * Hamid Mukhlis
*corresponding author
AbstractPendidikan Karakter merupakan suatu cara untuk menghasilkan seseorang atau siswa yang mempunyai kecerdasan akademik dan moral. Sampai saat ini pendidikan karakter masih sangat diperlukan karena untuk mengatasi rendahnya nilai moral yang selalu mengalami peningkatan. Lembaga pendidikan yang berbasis formal maupun informal harus saling bersinergi untuk membiasakan pendidikan karakter pada anak. Penerepan pendidikan karakter sebaiknya dilakukan sejak dini karena merupakan langkah yang tepat, masa ini disebut masa keemasan untuk meletakan nilai dasar karakter yang berguna untuk masa depannya. Dibutuhkan sebuah media untuk megaplikasikan pendidika karakter pada anak usia 4-6 tahun. Dongeng merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang relevan dan menyenangkan karena anak masih suka berimajinasi dalam menilai pendidikan moral. Penanaman pendidikan karakter bisa ditanamkan kepada anak amelalui cerita atau dongeng dengan mempelajari karakter atau sifat yang ada pada dongeng tersebut. Pendongeng bisa menggunakan media visual serta bahasa yang disampaikan tentunya telah dipilih atau diciptakan untuk dapat tampilan dalam bentuk menarik sederhana, jelas, ekonomis, dan inovatif untuk menghindari kesalahan persepsi oleh anak terhadap materi atau pesan yang ingin disampaikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative research) dengan menggunakan pendekatan studi kasus penelitian menggunakan teknik “snowball sampling terhadap pendidik, anak, kepala lembaga,orang tua. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah untuk menanamkan pendidikan karakter pada siswa usia pra sekolah melalui dongeng berbasis visul, dengan cara memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada terhadap pendidik, anak, kepala lembaga,orang tua.
KeywordsPendidikan Karakter; Dongeng Berbasis Visual; Anak Usia 4-6 Tahun
|
DOIhttps://doi.org/10.47679/jopp.1162019 |
Article metricsRead: 1803 | Download: 1677 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Arikunto, Sharsini. 2006. Prosedur Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rienika Cipta
Bryan, L. 2005. Once upon a time; a grimm approach to character education. Journal of studies research, No.29, No.1.
Fathurrohman, Pupuh, Dkk. 2013. Pengembangan Pendidikan Karakter. Bandung: PT Refika Aditama.
Hornby, A.S. dan Parnwell, E.C. 1972. Learner’s Dictionary. Kuala Lumpur: Oxford University Press
Kementrian Pendidikan Nasional. (2010). Grand design pendidikan karakter bangsa. Jakarta: Kemendiknas
Lickona, T. (1991). Educating for character, how our school can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.
Megawangi, Ratna. 2004. Pendidikan Karakter Solusi Yang Tepat Untuk Membangun Bangsa. Jakarta: Indonesia Heritage Foundation
Moleong, (2007Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Aprilia Triaristina, Hamid Mukhlis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

All publications by the Utan Kayu Publishing [e-ISSN: 2715-4807, p-ISSN: 2715-4785] is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











Download