Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita

Volume 2, Issue 1, April 2021 | Pages : 51 - 56

DOI: 10.47679/makein.202010   Reader : 1711 times PDF Download : 1377 times

Abstract

Data Availability

References

  1. Almatsier, (2011). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT. Gramedia. Pustaka Utama.

    Aridiyah, (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, vol. 3 (no. 1) Januari 2015. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

    Arisman. (2010). Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

    Atmarita. dkk., (2015). Pendek (Sunting) di Indonesia; Masalah dan Solusionya. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

    Balitbangkes, (2015). Pendek (Stunting) di Indonesia, Masalah dan Solusinya. Jakarta. Badan penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

    Balitbang Lampung Tengah, (2018). Diskusi Menurunkan Angka Stunting di Lampung Tengah. Lampung Tengah: Dinkes Lampung Tengah.

    Fajrinah, Nurul. (2016). Hubungan Faktor Ibu dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

    Fitri, (2018). Hubungan BBLR dan ASI Ekslusif dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. Jurnal endurance Vol.3 No.1 Tahun 2018. Akademi Kebidanan Helvetia Pekanbaru.

    Germas, (2018). Lampung: Ayo Cegah Stanting!. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Bandar Lampung.

    Hawi, A., Afnibar, S. N. U., Syaifulloh, M., & Mukhlis, H. (2020). Emotional and Social Character Development during Growth Period. Journal of Critical Reviews, 7(8), 2013-2018.

    Indrawati, Sri. (2016). Hubungan Pemberian ASI Esklusif dengan Kejadian Stunting pada anak usia 2-3 tahun di Desa Karangrejek Wonosari Gunungkidul. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

    Mawaddah, Sofia, (2018). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-36 Bulan (Studi Kasus di Puskesmas Tampang Tumbang Anjir Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah). Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Diakases dari: https://www.researchgate.net/publication/

    Mukhlis, H., & Marini, M. (2020). Pengaruh terapi murottal terhadap denyut nadi dan pernafasan pada bayi dengan berat badan lahir rendah. Indonesia Berdaya, 1(1), 29-37.

    Notoatmodjo. Soekidjo, (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

    Notoadmojo. S., (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi Revisi. Jakarta. Rineka Cipta.

    Ni’mah, (2015). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanah Kali Kedinding Kota Surabaya. Media Gizi Indonesia, Vol. 10, No.

    1 Januari–Juni 2015. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

    Saifuddin. Abdoel Bari, (2012). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

    Saifuddin. Abdul Bari, (2012). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: YBP.

    Soetjiningsih, (2014). ASI Petunjuk Untuk Tenaga Kesehatan. Jakarta: EGC.

    Septikasari, (2018). Status Gizi Anak dan Faktor yang Mempengaruhi. Yogyakarta: UNY Press.

    Supariasa, (2012). Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.

    Sukirno, R. (2019). Kesabaran Ibu Merawat Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Journal of Psychological Perspective, 1(1), 1-14. Retrieved from https://www.ukinstitute.org/journals/jopp/article/view/joppv1i101

    Sukmawati, dkk., (2018). Status Gizi Ibu Saat Hamil, Berat Badan Lahir Bayi dengan Stunting Pada Balita. Media Gizi Pangan, Vol. 25, Edisi 1, 2018. usan Gizi, Politeknik Kesehatan Kemenkes, Makassar.

    Sulistyawati, (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Dusun Teruman Desa Bantul Kabupaten Bantul. Jurnal Ilmu Kebidanan, Jilid 5, Nomor 1. STIKes Madani Piyungan, Bantul.

Editorial's Note

Majalah Kesehatan Indonesia remains neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations.

Rights and permissions

Open Access This article is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, which permits use, sharing, adaptation, distribution and reproduction in any medium or format, as long as you give appropriate credit to the original author(s) and the source, provide a link to the Creative Commons licence, and indicate if changes were made. The images or other third party material in this article are included in the article's Creative Commons licence, unless indicated otherwise in a credit line to the material. If material is not included in the article's Creative Commons licence and your intended use is not permitted by statutory regulation or exceeds the permitted use, you will need to obtain permission directly from the copyright holder. To view a copy of this licence, visit https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.

PDF

Keywords

  • LBW
  • Exclusive breastfeeding
  • Maternal Nutritional
  • Status Education
  • Stunting
  • BBLR
  • Asi Eksklusif
  • Status gizi ibu
  • Pendidikan

Author Information

K Komalasari

Prodi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia.

Email: jasmine.komalaa@gmail.com

Esti Supriati

Prodi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia.

Email: estisupriati19@gmail.com

Riona Sanjaya

Prodi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia.

Email: riona2212@gmail.com

Hikmah Ifayanti

Prodi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia.

Email: ummutsabita2208@gmail.com

Article History

Submitted : 8 November 2020
Revised : 13 November 2020
Published : 7 October 2020

How to Cite This

Komalasari, K., Supriati, E., Sanjaya, R., & Ifayanti, H. (2020). Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita. Majalah Kesehatan Indonesia, 2(1), 51–56. https://doi.org/10.47679/makein.202010

Crossmark and Dimension

Verify authenticity via CrossMark

custom_header

ISSN : 2745-6498 (Print)
ISSN : 2745-8008 (online)

Visitors Statistics