Sosialisasi Pengolahan Makanan Berbasis Ikani bagi Ibu-Ibu rumah Tangga (Socialization of Fish-Based Food Processing for Housewives)

(1) * Lailatul Badriyah Mail (Pharmacy, Akademi Farmasi Kusuma Husada Purwokerto, Indonesia)
(2) Siti Mutripah Mail (Pharmacy, Akademi Farmasi Kusuma Husada Purwokerto, Indonesia)
(3) Sarwoko Sarwoko Mail (Nursing, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo)
(4) Sutanta Sutanta Mail (Nursing, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo, Indonesia)
(5) Any Kurniawati Mail (Fishery, Jendral Soedirman University, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Sumber makanan penunjang pertumbuhan anak yang penting adalah kandungan omega-3 dan protein, baik untuk anak dan dewasa. Peran ibu dalam rumah tangga berpengaruh terhaadap kesehatan keluarganya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan kepada ibu-ibu rumah tangga untuk menyediakan makanan sehat bagi keluarga terutama anak-anak dalam tumbuh kembangnya. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan diskusi yang diakhiri dengan monitoring dan evaluasi hasil. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi kenaikan sebesar 70% pengetahuan kandungan protein, 80% pada kandungan omega-3, dan 100% tentang cara pengolahan ikan yang baik. Hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa setelah kegiatan sosialisasi pengolahan makanan berbasis ikani berhasil dengan baik, dibuktikan dengan terjadi kenaikan siginifikan pemahaman pengetahuan tentang kandungan protein dan omega serta pengolahannya.

 

Abstract. Important sources of food to support children's growth are omega-3 and protein content, both for children and adults. The role of mothers in the household affects the health of their families. This community service activity aims to provide knowledge to housewives to provide healthy food for families, especially children in their growth and development. The methods used are socialization and discussion which ends with monitoring and evaluating the results. The results of the community service show that there was an increase of 70% in knowledge of protein content, 80% in omega-3 content, and 100% in how to process fish properly. The activity results can be concluded that the socialization activity of fish-based food processing was successful, as evidenced by a significant increase in understanding of knowledge about protein and omega content and their processing.


Keywords


sosialisasi; pengolahan; ikan

   

DOI

https://doi.org/10.47679/ib.20251060
      

Article metrics

Read: 216 | Download: 67

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Kuncoro, A. Amalia, U. Sumardianto. (2019). Profil Asam Lemak Petis Ikan Bandeng (Chanos chanos Forsk) dengan Suhu Pemasakan yang Berbeda. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan. 1(1), 1-6.

Kurnia, Rita. (2015). Pendidikan Gizi untuk Anak Usia Dini. EDUCHILD. 4(2), 109-114.

Indraswari, S. Kuniasari, R. Fikri, A.M. (2022). Karakteristik Organoleptik dan Kandungan Gizi Bakso Ikan Kembung dengan Subtitusi Tepung Daun Kelor. Jurnal Gizi dan Kesehatan. 6(1), 94-104.

Latupeirissa, L. dan Rumahlatu, D. (2016). Perbedaan Komposisi Asam Lemak Omega-3 Ikan Lema (Rastrelliger kanagurta) oleh Pengaruh Cara Pemasakan dan Waktu yang Berbeda. Majalah BIAM. 12(02), 1-7.

Yuniarti, T., Rahmawati, D., dan Fitria, A. (2021). Kandungan Asam Lemak Omega-3 pada Ikan Laut. Jurnal Gizi dan Pangan, 16(3), 89-97.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Lailatul Badriyah, Siti Mutripah, Sarwoko, Sutanta, Any Kurniawati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indonesia Berdaya Published By 
Utan Kayu Publishing
 
Lucky Arya Residence 2 No.18.
Jalan HOS. Cokroaminoto Kabupaten Pringsewu
Lampung-Indonesia 35373