(2) * Afib Rulyansah
(3) Rizqi Putri Nourma Budiarti
(4) Andini Hardiningrum
(5) Ashfiyatun Najjah
*corresponding author
AbstractTerlepas dari upaya pemerintah untuk memasukkan bahasa Inggris ke dalam lingkup konten lokal, beberapa faktor, seperti kekurangan pendidik yang berkualitas dan pendanaan, telah berkontribusi pada hasil yang kurang ideal dalam memperkenalkan bahasa Inggris. Bahasa Kambera menghadapi tantangan serupa karena belum dimasukkan ke dalam sistem pendidikan, khususnya di pusat-pusat perkotaan. Karena bahasa Inggris dan bahasa daerah memainkan peran penting di sekolah dasar sebagai bahasa pengajaran dan sebagai tema, memasukkan unsur bahasa daerah ke dalam pembelajaran adalah langkah yang diperlukan. Untuk membiasakan siswa SD di Waingapu dengan bahasa Inggris dan Kambera, dua bahasa resmi Kabupaten Krucil, proyek Pengabdian Masyarakat ini akan menggunakan poster dengan nama sayuran yang ditulis dalam kedua bahasa tersebut. Metode untuk melaksanakan tugas ini dimulai dengan mengumpulkan dan menganalisis data kualitatif. 50 jenis sayuran yang berbeda ditampilkan di 5 poster, setiap poster berfokus pada salah satu dari tiga kelompok utama: umbi dan akar; biji-bijian dan buah-buahan; dan hijau dan batang. Siswa di Kabupaten Krucil, di mana bahasa Kambera digunakan, tidak berpartisipasi dalam percobaan karena mereka tidak tahu bahasa dan itu bukan bagian dari kurikulum di sekolah mereka. Dapat ditarik kesimpulan bahwa ada kebutuhan yang berkesinambungan dalam masyarakat akan pengajaran bahasa Inggris dan Kambera, serta peningkatan kemampuan linguistik yang ada pada kedua bahasa tersebut. Karena poster dapat digunakan sebagai alat pengajaran di kelas lain, poster juga dapat berkontribusi pada kelangsungan aktivitas jangka panjang.
KeywordsMelindungi Bahasa; Mengajar Bahasa Indonesia; pengantar; Bahasa inggris; TK sampai Kelas Tiga
|
DOIhttps://doi.org/10.47679/ib.2023395 |
Article metricsRead: 269 | Download: 234 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Adnyani, N. W. S. (2019). Metode total physical response (TPR) untuk pengembangan kemampuan mendengarkan dalam pembelajaran bahasa Inggris bagi anak usia dini. PRATAMA WIDYA: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, 3(2).
Cikita, M. A., Elfitra, L., & Pujiastuti, I. (2022). VITALITAS BAHASA MELAYU DI DESA KAMPUNG MELAYU KECAMATAN TAMBELAN KABUPATEN BINTAN KEPULAUAN RIAU. Student Online Journal (SOJ) UMRAH-Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 3(1), 157–165.
Hartanto, B. H., Trisnasari, W. D., Goziyah, G., Rochmah, E. C., & Fauzan, M. D. (2022). Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Provinsi Banten Sebagai Upaya Mengembangkan Sejarah Kebudayaan Banten: Local Wisdom in Folklore of Banten Province As an Effort to Develop the Cultural History of Banten. Jurnal Bastrindo, 3(1), 14–27.
ISMAIL, S. (2022). BEST PRACTICE SEBUAH REFLEKSI, MOTIVASI, DAN DASAR PENGEMBANGAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN DALAM MENGUASAI BAHASA INGGRIS. LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 2(2), 197–205.
Jayawangsa, I. G. A. R., & Suari, A. A. P. (2021). Relevansi Penguasaan Bahasa Bali Dengan Pendidikan Karakter Dan Implementasinya Dalam Pendidikan. Haridracarya: Jurnal Pendidikan Agama Hindu, 1(2), 119–128.
Kusumastuti, Y. I. (2021). Komunikasi bisnis. PT Penerbit IPB Press.
Luturmas, S., Berlianty, T., & Balik, A. (2022). Pelestarian Bahasa Daerah Tanimbar Sebagai Upaya Perlindungan Ekspresi Budaya Tradisional. TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 69–78.
Nikmah, A. F., Junaedi, F., & Sos, S. (2022). Representasi Budaya Pendidikan Di Indonesia Pada Film Jembatan Pensil (Analisis Semiotika Dalam Film Jembatan Pensil). Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rokhman, A., Santosa, I., & Pangestuti, S. (2021). Penggunaan Bahasa Banyumasan Berdasarkan Karakteristik Penutur dan Kecenderungannya di Media Digital. Seminar Nasional LPPM Unsoed.
Rosdiana, R., Harlina, S., Sinambela, M., Krisnawati, L., Hasibuan, A., Yusditara, W., Djufri, I., St Amina, H. U., Dristyan, F., & Simarmata, J. (2022). Manajemen Sains. Yayasan Kita Menulis.
Rulyansah, A. (2022). Pelatihan Pengembangan Soal HOTS dengan Memanfaatkan Quizizz untuk Guru Sekolah Dasar Pedesaan. Indonesia Berdaya, 3(1), 165–172.
Rulyansah, A., Hasanah, U., & Wardana, L. A. (2017). Model Pembelajaran Brain based Learning Bermuatan Multiple Intelligences. LPPM IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi.
Rulyansah, A., Wardana, L. A., & Hasanah, I. U. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Dengan Menggunakan Model Stad Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Pedagogy: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1), 53–59.
Rusnan, R. (2022). Peran Pemerintah Daerah Bone Bolango Dalam Melestarikan Bahasa Bolango. Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat Dan Pengabdian, 2(2), 461–482.
Setiawan, I. (2021). PENGAJARAN BAHASA INGGRIS DALAM KURIKULUM 2013: SUATU TINJAUAN DAN PERSPEKTIF. JIPKIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Keislaman, 1(2), 104–112.
Talib, J., Asra, A. A., & Mapata, D. (2021). Bahasa Indonesia (Tata Tulis Dan Komunikasi Ilmiah). Media Sains Indonesia.
Turiah, H. (2021). PEMERTAHANAN BAHASA DAERAH DI KOTA AMBON: STUDI KASUS BAHASA DAERAH DI NEGERI LAHA SEBAGAI SATU-SATUNYA BAHASA DAERAH DI KOTA AMBON [Local Language Maintenance in the city of Ambon: A Local Language Case Studying in the Laha Village as a Local Language on. TOTOBUANG, 9(2), 331–342.
Wardana, L. A., & Rulyansah, A. (2019a). Development of Thematic Based Classroom Design in Inclusive Schools. Journal of ICSAR, 3(2), 57–63.
Wardana, L. A., & Rulyansah, A. (2019b). Pengembangan Model Ruang Kelas Berbasis Tematik di Sekolah Dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 28(2), 125–134.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Rachma Rizqina Mardhotillah, Afib Rulyansah, Rizqi Putri Nourma Budiarti, Andini Hardiningrum, Ashfiyatun Najjah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









Download