(2) Aisyah Hadi Ramadani
*corresponding author
AbstractAgriculture is an unavoidable human activity, as all people require food to survive. As time passes, more and more chemicals for agricultural production are becoming available to farmers, which will gradually diminish crop yields. Therefore, it is vital to provide counseling and training on producing organic fertilizer using the plentiful goat manure waste in Solokuro Village. This course aims to expand knowledge of how to manufacture compost from goat dung waste as an organic fertilizer on food crops on farms and in yards. Counseling and training techniques were utilized in the implementation of the program. Providing detailed information on the benefits of goat dung waste is one counseling method. As part of the training, the community was provided with information on how to manufacture compost and include biological agents through fermentation procedures packaged as practice and simulation. The results of the compost fertilizer advice and training were quite successful. Participants were very enthusiastic and eager to learn about goat dung waste processing processes that may be utilized to create compost, as they were previously unaware of such methods. In addition, farmers understand the characteristics of soil and the many types of organic fertilizers, as well as the methods for producing and applying them on fields.
Abstrak: Pertanian merupakan kegiatan yang tidak bisa dihindari manusia, karena semua manusia perlu makan sebagai keberlanjutan hidupnya. Seiring berjalannya waktu, berbagai bahan kimia untuk produksi pertanian semakin bermunculan dikalangan para petani yang lambat laun akan menurunkan produktifitas hasil panen. Sehingga perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk organik yaitu dengan memanfaatkan limbah kotoran kambing yang keberdaannya melimpah di Desa Solokuro. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang cara pembuatan pupuk kompos dari limbah kotoran kambing sebagai pupuk organik yang dapat digunakan pada tanaman pangan di lahan pertanian maupun pekarangan. Pelaksanaan program dilaksanakan dengan menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan dilakukan dengan memberi pengetahuan khusus tentang manfaat limbah kotoran kambing. Sedangkan pelatihan dilakukan dengan memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara pembuatan kompos dengan penambahan agensia hayati melalui teknik fermentasi yang dikemas dalam bentuk praktek dan simulasi. Hasil penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk kompos berjalan dengan sangat baik. Peserta sangat antusias dan tertarik untuk mengetahui semuanya karena selama ini belum tahu tentang teknik pengolahan limbah kotoran kambing yang efektif dan dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos. Tidak hanya itu, petani juga memahami karakteristik tanah maupun jenis-jenis pupuk organik sekaligus teknik pembuatan dan pengaplikasiaannya di lahan pertanian. KeywordsWaste; Goat Manure; Compost Fertilizer; Solokuro Village
|
DOIhttps://doi.org/10.47679/ib.2023464 |
Article metricsRead: 808 | Download: 461 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Amaranti, R., & Rejeki, M. S. Y. S. (2012). Pemanfaatan Kotoran Ternak Menjadi Sumber Energi Alternatif dan Pupuk Organik. Buana Sains, 12(1), 99–104.
Balai Penelitian Tanah Kementerian Pertanian. (2006). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati (Organic FertilIzer and Biofertilizer). Jakarta: Kementerian Pertanian.
Hakim, Imamul; Mahdi, F. (2021). Membangun Budaya Literasi Masyarakat Desa Solokuro Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan. Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat, 4(2), 52–56.
Hartanti, A. S., & Farida, N. (2021). Potensi Ekstrak Batang Tanaman Pacar Air ( Impatiens Balsamina ) Sebagai Antibakteria Alami Secara In Vitro The Potential Stem Exstract Of Balsamina Plants ( Impatiens Balsamina ) As An In Vitro Natural Antibacterial. Jurnal Wiyata, 8(2), 174–179.
Hartatik, W., Husnain, dan L.R. Widowati. (2015). Peranan Pupuk Organik dalam Peningkatan Produktivitas Tanah dan Tanaman. Sumberdaya Lahan, 9(2) : 107-120.
Hidayat, N., N.L. Rahmah, dan S. Anggarini. (2014). Pengaruh Penambahan Kotoran Kambing dan EM4 Terhadap C/N Kompos dari Limbah Baglog Jamur Tiram. SPRINT, 1(1) : 1-4.
Ichsan, C. N. (2021). Morpho-agronomic traits and balance of sink and source of rice planted on upland rainfed. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 667, No. 1, p. 012108). IOP Publishing.
Kogoya, T., I.P. Dharma, dan I.N. Sutedja. (2018). Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Cabut Putih (Amaranthus tricolor L.). Agroekoteknologi Tropika, 7(4) : 575-584.
Kumara, K. H. C. H dan Hafeel, R. F. (2019). Effect of different soil nitrogen levels on growth, yield and grain filling rate of rice (Oryza sativa L.) elite breeding line at 08 1078 and variety AT 362. Tropical Agricultural Research and Extonsion, 22 (1 dan 2) , pp. 1 – 9.
Purnomo, E.A., E. Sutrisno, dan S. Sumiyati. (2017). Pengaruh Variasi C/N Rasio Terhadap Produksi Kompos dan Kandungan Kalium (K), Pospat (P) dari Batang Pisang dengan Kombinasi Kotoran Sapi dalam Sistem Vermicomposting. Teknik Lingkungan, 6(2) : 1-15.
Putra, I. A., Ayu, D., Hartanti, S., Rofi, M., & Syaifuddin, A. (2020). Peningkatan Keterampilan Petani melalui Workshop Petani Organik di Desa Brangkal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian, 1(1), 1–5.
Ramadani, A. H., Rosalina, R., & Ningrum, R. S. (2019). Pengolahan Limbah Organik Kulit Nanas Sebagai Pupuk Cair Eco-Enzim. Prosiding Seminar Nasional Hayati VII, September, 222–227.
Roidah, I.S. (2013). Manfaat Penggunaan Pupuk Organik untuk Kesuburan Tanah. Universitas Tulungagung BONOROWO, 1(1) : 30-42.
Surya, R.E., Suryono. (2013). Pengaruh pengomposan terhadap rasio C/N kotoran ayam dan kadar hara NPK tersedia serta kapasitas tukar kation tanah. UNESA Journal of Chemistry 2(1): 137-144.
Wijaksono, RA., R. Subiantoro, dan B. Utoyo. (2016). Pengaruh Lama Fermentasi pada Kualitas Pupuk Kandang Kambing. Agro Industri Perkebunan, 4(2) : 88-96.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2023 Putri Ayu Ika Setiyowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









Download