Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Penyesuaian Diri Remaja di SMA Pondok Modern Selamat 2 Batang

(1) * Siti Lailatin Nishfi Mail (Universitas Islam Sultan Agung, Indonesia)
(2) Agustin Handayani Mail (Universitas Islam Sultan Agung, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi SMA Pondok Modern Selamat 2 Batang dengan sampel 230 siswa. Metode pengambilan sampel mengunakan teknik Purposive Sampling. Alat ukur penelitian terdiri dari 2 skala. Skala penyesuaian diri yang terdiri dari 20 aitem dengan reliabilitas skala sebesar 0,809 dan skala dukungan sosial terdiri dari 34 aitem dengan reliabilitas skala sebesar 0,900. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan positif antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri dengan R= 0,264 Fhitung= 38.464 dengan signifikansi 0,000 (p kurang dari 0,05). Semakin tinggi dukungan sosial maka semakin baik penyesuaian diri di pesantren. Sumbangan efektif yang diberikan oleh variabel dukungan sosial terhadap penyesuaian diri adalah sebesar 26,4%.

Keywords


penyesuaian diri; dukungan social; Remaja; Pondok Modern

   

DOI

https://doi.org/10.47679/jopp.311132021
      

Article metrics

Read: 4681 | Download: 3843

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Azwar, S. (2016). Metode penelitian. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Azwar, S. (2017). Penyusunan skala psikologi. Yogyakarta: (Anggota IKAPI) Pustaka Belajar.

Baron, R. A. (2004). Psikologi sosial. Jakarta: Erlangga.

Cohen, S., & Hobermen, H. (1983). Positive events and social supports as buffers of life change stress. Journal Of Applied Social Psychology, 13. 99-125.

Erikson, E. H. (2010). Chilhood and society. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Fatimah, E. (2009). Psikologi perkembangan: perkembangan peserta didik. Bandung: Pustaka Setia.

Fatimah, E. (2010). Psikologi perkembangan. Bandung: Pustaka Setia.

Friedlander, L. J., & dkk. (2007). Social support, self-esteem, and stress as predictors of adjustment to university among first-year undergraduate. Journal Of College Student Development, 48(3), 259-274.

Gunandar, M. S., & Utami, M. S. (2017). Hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan penyesuaian diri mahasiswa baru yang merantau. Gadjah Mada Journal Of Psychology, 3(2), 98-109.

Haber, A. P., & Richard, R. (1984). Psychology of adjustment. Jakarta: The Dorsey Press.

Hamalik, O. (1993). Psikologi manajemen. Bandung: Trigenda Karya.

Handono, O. T., & Bashori, K. (2013). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri dan dukungan sosial terhadap stres lingkungan pada. Jurnal Psikologi, 1(2), 79-89.

Kartono, K. (2000). Hygiene mental. Jakarta: CV. Mandar Maju.

Kertamuda, F., & Herdiansyah, H. (2009). Pengaruh strategi coping terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru. Jurnal Universitas Paramadina, 6(1), 11-23.

Kusrini, W., & Prihartanti, N. (2014). Hubungan dukungan sosial dengan kepercayaan diri dengan prestasi bahasa inggris siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Boyolali. Jurnal Penelitian Humaniora, 15(2), 131-140.

Lestari, V. (2016). Hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan penyesuaian diri remaja dengan orangtua bercerai. Jurnal Psikologi , 2(2), 44-50.

Mappiare, A. (1982). Psikologi remaja. Surabaya: Usaha Nasional.

Marni, A., & Yuniawati, R. (2015). Hubungan dukungan sosial dengan penerimaan diri pada lansia dipanti werdha budi dharma Yogyakarta. Jurnal Fakultas Psikologi, 3(1), 1-7.

Monks, F., & dkk. (2014). Psikologi perkembangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Myers, G. D. (2012). Psikologi Sosial edisi 10. Jakarta: Salemba Humanik.

Papalia, Diane, E., & dkk. (2009). Human development perkembangan manusia. Jakarta: Salemba Humanika.

Prawira, P. A. (2016). Psikologi pendidikan dalam perspektif baru. Jogjakarta: Ar-ruzz Media.

Pritaningrum, M., & Hendriani, W. (2013). Penyesuaian diri remaja yang tinggal dipondok pesantren modern nurul izzah gresik pada tahun pertama. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 2(3), 134-143.

Priyatno, D. (2016). SPSS Handbook: Analisis data, olah data dan penyelesaian kasus-kasus statistik. Yogyakarta: MediaKom.

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011). Health psychology. America: Jay O Colaghan.

Sarwono. (2002). Psikologi remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Schneiders, A. A. (1964). Personal adjustment and mental health. New York: Rinehart and Winston.

Semiun, Y. (2006). Kesehatan Mental. Yogyakarta: Kanisius.

Singgih, D. G. (2007). Psikologi remaja. Jakarta: Gunung Mulia.

Smet, & Bart. (1994). Psikologi kesehatan. Jakarta: Grasindo.

Sofyan, W. (2010). Remaja & masalahnya. Bandung: Alfabeta.

Soeparwoto, dkk. (2004). Psikologi perkembangan. Semarang: Unnes Press

Stanley, & Beare. (2007). Buku ajar keperawatan Gerotik. Jakarta: EGC.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunarto, H. (2006). Perkembangan peserta didik. Jakarta: Rineka Cipta.

Tricahyani, I. A., & Widiasavitri, P. N. (2016). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri pada remaja awal dipanti asuhan kota Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 3(3), 542-550.

Wahyuni, N. S. (2016). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kemampuan bersosialisasi pada siswa SMK Negeri 3 Medan. Jurnal Diversita, 2(2), 1-11.

Wijaya, I. P., & Pratitis , N. T. (2012). Efikasi diri akademik, dukungan sosial orangtua dan penyesuaian diri mahasiswa . Jurnal Pesona, 1(1), 40-52.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Siti Lailatin Nishfi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
All publications by the Utan Kayu Publishing [e-ISSN: 2715-4807, p-ISSN: 2715-4785] is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.