Kesabaran Ibu Merawat Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)

(1) * Rita Setyani Hadi Sukirno Mail (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Bayi Berat Lahir Rendah adalah bayi yang lahir kurang dari 2500gram. Merawat bayi BBLR membutuhkan perhatian lebih dibanding dengan merawat bayi dengan berat lahir normal karena BBLR memiliki kerentanan lebih tinggi terinfeksi penyakit, gagal tumbuh organ dan resiko kematian dibanding bayi lahir dengan berat normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesabaran ibu dalam merawat bayi BBLR. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini: lima ibu yang melahirkan dan merawat bayi BBLR. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelima subjek mampu bersabar dalam merawat bayi mereka. Kesabaran mereka dilandasi adanya keyakinan pada Allah sehingga membuat semua subjek mampu dengan tabah, gigih dan bersikap tenang dalam merawat bayinya. Kesabaran ibu dalam merawat bayi BBLR ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: faktor individu, faktor bayi dan faktor lingkungan sosial.

 

Abstract. Low Birth Weight (LBW) Babies are babies born weighing less than 2500gram. Caring for LBW babies requires more attention than caring for babies of normal birth weight because LBW babies have a greater susceptibility to disease, organ failure and have a higher mortality rate than babies born at normal weight. This study aims to determine the description of the patience of mothers in caring for LBW babies. The design of this research is qualitative research. The results showed that the five subjects were able to be patient in caring for their babies. Their patience is based on a belief in God that makes all subjects able to be steadfast, persistent and calm in caring for their baby. A mother's patience in caring for an LBW baby is influenced by several factors such as: individual factors, infant factors and social environmental factors.


Keywords


Patience; Mother; Low Birth Weight (LBW) Babies

   

DOI

https://doi.org/10.47679/jopp.1132019
      

Article metrics

Read: 3008 | Download: 2544

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Choi, P., Henshaw, C., Baker, S., & Tree, J. (2005). Supermum, superwife, supereverything: Performing femininity in the transition to motherhood. Journal of Reproductive and Infant Psychology, 23(2), 167–180. https://doi.org/10.1080/02646830500129487

Eny Rahayu D P. (2010). Koping Ibu Terhadap Bayi BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) yang menjalani perawatan intensif di ruang nicu. Skripsi. Semarang: Program Studi Ilmu Kepertawatan Fakultas Kedoketeran Universitas Diponegoro

Harnanto, A. M. (2016). Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Stress Orangtua Pada Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Yang Dirawat di Unit Perawatan Intensif Neonatus RSUG Moewardi Surakarta.Jurnal Keperawatan Global, Volume 1, No2, Desember 2016 hlm 55-103P

Kartono, K, (2007). Psikologi Wanita: Mengenal Wanita Sebagai Ibu & Nenek. Bandung: Penerbit Mandar Maju

Lisa, W., Kintan, M., Andhini, F., & Risha, W. (2015). Kesabaran Ibu Bekerja Dalam Mengasuh Anak Hiperaktif Di Sdn Putraco-Indah. Psympathic, 2(2), 169–174.

Margaretha, S. L. (2017). Metoda Kanguru pada Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah. Sari Pediatri, 8(3), 181. https://doi.org/10.14238/sp8.3.2006.181-7

Ningsih, W. S., & Setiawan, S. (2018). Pengalaman Ibu Usia Remaja Dalam Merawat Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Kota Medan: Studi Fenomenologis. Talenta Conference Series: Tropical Medicine (TM), 1(1), 53–58. https://doi.org/10.32734/tm.v1i1.61

Nurhidayati, I., & Setianingsih. (2017). Perilaku Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Puskesmas Klaten Tengah Studi Fenomenologi. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 4(1), 85–94.

Padila, P., Amin, M., & Rizki, R. (2018). Pengalaman Ibu dalam Merawat Bayi Preterm yang Pernah dirawat di Ruang Neonatus Intensive Care Unit Kota Bengkulu. Jurnal Keperawatan Silampari, 1(2), 1–16. https://doi.org/10.31539/jks.v1i2.82

Poerwandari. E.K. (2013). Pendekatan Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku Manusia. Depok: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi. Universitas Indonesia

Proverawati, A. & Sulistyorini. (2014) Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Yogyakarta: Nuha Medika

Putri, A. D., & Lukmawati. (2015). Makna Sabar Bagi Terapis (Studi Fenomenologis di Yayasan Bina Autis Mandiri Palembang). PSIKIS-Jurnal Psikologi Islami, 1(1), 47–58.

Rahayu, E. (2010). Koping Ibu terhadap Bayi BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) yang Menjalani Perawatan Intensif di Ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) .Skripsi. Semarang: Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Setiawati, B. (2009). Kesabaran Anak Dalam Merawat Orang Tua Yang Sakit Kronis. Skripsi. Surakarta: Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Singer, L. T., Fulton, S., Kirchner, H. L., Eisengart, S., Lewis, B., Short, E., … Baley, J. E. (2010). Longitudinal predictors of maternal stress and coping after very low-birth-weight birth. Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine, 164(6), 518–524. https://doi.org/10.1001/archpediatrics.2010.81

Sofiani, F., Asmara, F. Y., Keperawatan, J., Kedokteran, F., Diponegoro, U., Keperawatan, J., … Diponegoro, U. (2013). Pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru ( Pmk ) Di Rumah.

Subandi, S. (2011). Sabar: Sebuah Konsep Psikologi. Jurnal Psikologi, 38(2), 215–227. https://doi.org/10.1108/00251741211227528

Ubaid, U.A. (2018). Sabar & Syukur Gerbang Kebahagiaan di Dunia dan Akhirat. Jakarta: Penerbit Amzah

Wattimena, I., Susanti, N. L., & Marsuyanto, Y. (2012). Women ’ s Psychological Strengths in Breastfeeding. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 7(2), 56–62.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Rita Setyani Hadi Sukirno

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
All publications by the Utan Kayu Publishing [e-ISSN: 2715-4807, p-ISSN: 2715-4785] is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.